Breaking News:

Berita Merangin

Jaksa Agung Saksikan Restoratif Justice dari Wilayah Kejari Merangin, Berikut Kasus dan Alasannya

Berita Merangin-Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin hentikan kasus tindak pidana di wilayah hukumnya berdasarkan keadilan restoratif.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Nani Rachmaini
DARWIN SIJABAT/TRIBUNJAMBI
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin hentikan kasus tindak pidana di wilayah hukumnya berdasarkan keadilan restoratif. Pemberian putusan tersebut berlangsung di Kejaksaan Negeri Jambi dan disaksikan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jumat (7/1/2022) lalu. 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin hentikan kasus tindak pidana di wilayah hukumnya berdasarkan keadilan restoratif.

Pemberian putusan tersebut berlangsung di Kejaksaan Negeri Jambi dan disaksikan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jumat (7/1/2022) lalu.

Saat itu Jaksa Agung Republik Indonesia, Burhanuddin didampingi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Fadil Zumhana dan Kepala Pusat Penerangan Hukum Leo Simanjuntak melakukan Kunjungan Kerja di Kejaksaan Tinggi Jambi.

Dihadapan Jaksa Agung, Kajari Merangin Raden Roro Theresia Tri Widorini menceritakan jika tersangka Muhammad Susanto pelaku pencurian adalah satpam yang bekerja di pool bis Family Raya.

Saat itu tersangka melihat banyak besi scrub di tempat kerja yang tidak berguna lagi sehingga dia ingin memilikinya.

Keinginannya itu untuk menolong biaya berobat keluarganya maka Susanto mengambil besi scrub lalu dijualnya ke pengepul besi.

ejaksaan Negeri (Kejari) Merangin hentikan kasus tindak pidana di wilayah hukumnya berdasarkan keadilan restoratif. Pemberian putusan tersebut berlangsung di Kejaksaan Negeri Jambi dan disaksikan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jumat (7/1/2022) lalu.
ejaksaan Negeri (Kejari) Merangin hentikan kasus tindak pidana di wilayah hukumnya berdasarkan keadilan restoratif. Pemberian putusan tersebut berlangsung di Kejaksaan Negeri Jambi dan disaksikan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jumat (7/1/2022) lalu. (DARWIN SIJABAT/TRIBUNJAMBI)

Selanjutnya jaksa yang mengupayakan perdamaian dengan korban dan sama sama diterima sehingga diusulkan untuk dihentikan.

Kasi Pidum Kejari Merangin, Rizal Purwanto menambahkan pemberian putusan restoratif justice itu dalam penganan perkara tindak pidana umum. Di mana pelaku melakukan pencurian yang disangka melanggar pasal 362 KUHP atas nama tersangka Muhammad Susanto.

"Telah terpenuhinya syarat Restoratif Justice yaitu telah terjadi kesepakatan perdamaian, ancaman hukuman tidak
Lebih dari 5 tahun, kerugian korban kurang dari Rp 2.5 juta," ujarnya.

Selain itu, hal yang membuat Susanto mendapatkan restoratif justice itu lantaran baru pertama kali melakukan tindak pidana.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved