Breaking News:

Berita Jambi

Dijahit dengan Tangan, Kain Jerumat Jambi Diminati Mancanegara

Berita Jambi-Kain Jerumat Jambi diminati mancanegara. Jerumat Juga hadir di pameran dan bazar UMKM dalam rangka HUT Provinsi Jambi

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI/ADE SETYAWATI
Jerumat di pameran Kantor Gubernur Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kain Jerumat Jambi diminati mancanegara. Jerumat Juga hadir di pameran dan bazar UMKM dalam rangka HUT Provinsi Jambi yang ke-65 tahun di lapangan Kantor Gubernur Jambi.

Kata Jerumat berasal dari bahasa Seberang Kota Jambi yakni jelujur atau menjahit dengan tangan, sesuai namanya kain Jerumat dijahit dengan tangan satu per satu sebelum pewarnaan.

Dalam pengerjaannya tidak sebentar, memakan waktu 3-5 hari untuk satu kain Jerumat saja. Inilah yang membuat harga kain ini dijual mulai dari Rp 600 ribu hingga Rp 1 jutaan.

Kain Jerumat Jambi merupakan hasil karya desainer ternama Jambi Edyfa, dan jerumat juga menjadi salah satu kekayaan Wastra Jambi yang saat ini semakin diminati pecinta kain di Indonesia.

Founder Jerumat Jambi Edyfa mengatakan, dalam pengerjaan jerumat ia menjual seni.

"Yang kami jual seninya, pembuatannya kami gambar dulu motifnya, kemudian kami jelujur satu satu baru pewarnaan. Untuk jelujur saja bisa memakan waktu 3 hari untuk satu kain, penuh kesabaran dan ketelitian,"jelasnya.

kehadiran Jerumat Jambi dipameran dan bazar UMKM ini menjadi bukti keberadaan dan diterimanya Jerumat Jambi dipasaran.

"Kita ingin ekspose dan branding bahwa Jambi punya Jerumat. Semakin banyak yang tahu akan semakin memperkenalkan nama Jambi, jadi kalau orang sebut Jambi akan langsung ingat Jerumat Jambi," tambahnya.

Pada pameran kali ini, Edyfa juga membawa beragam seri kain Jerumatnya seperti seri Elok-e, seri manis Mato, seri Koto Mahligai, seri abstrak , seri bumi dan Fatimah dan seri lainnya.

Kain Jerumat Jambi ini sudah diperkenalkan oleh Edyfa sejak 2020 lalu. Sejak kehadiran kain Jerumat ini langsung mendapatkan perhatian dari pecinta kain di Indonesia bahkan hingga ke mancanagera.

Terbukti hingga kini peminat kain Jerumat Jambi sudah sampai ke Turki, Belanda dan Rusia.

"Luar negeri sudah beberapa negara ada yang order, kalau penjualan kita offline dan online. Offline di butik saya di kawasan Perumnas Kota Baru yaitu rumah mode Edyfa dan online melalui media sosial dan marketplace," tutupnya.

Kain Jerumat Jambi ini masih akan dipamerkan dalam bazar UMKM dalam rangka HUT Provinsi Jambi ke -65 tahun hingga 9 Januari 2022.
(Tribunjambi/cde)

Baca juga: VIDEO: Belum Membumi di Jambi, Kain Jerumat Asli dari Jambi Sudah Mulai Dilirik Menteri

Baca juga: Filosofi Kain Jerumat Jambi, Edyfa: Harapannya Orang Membeli Karya Bukan Kain

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved