Breaking News:

Berita Tanjabtim

Banjir Rob Masih Genangi Kecamatan Mendahara, Ketinggian Mencapai Lutut Orang Dewasa

Banjir luapan air Sungai Batanghari (banjir rob) akibat curah hujan tinggi beberapa hari terakhir masih terjadi di Tanjabtim, di Kecamatan Mendahara..

Tribunjambi/Abdullah Usman
Banjir luapan air Sungai Batanghari (banjir rob) akibat curah hujan tinggi beberapa hari terakhir masih terjadi di Tanjabtim, di Kecamatan Mendahara.. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Banjir luapan air Sungai Batanghari (banjir rob) akibat curah hujan tinggi beberapa hari terakhir masih terjadi di Tanjabtim, di Kecamatan Mendahara ketinggian banjir mencapai lutut orang dewasa.

Banjir rob yang menggenangi jalan utama menuju pusat Kecamatan Mendahara tersebut, sudah sering terjadi saat musim penghujan atau penghujung hingga awal tahun. 

Mengingat kondisi jalan tersebut terbilang rendah dan rawa, sehingga saat terjadi luapan air pasang laut dan sungai, maka kondisi jalan tersebut akan tergenang banjir dengan ketinggian beragam.

Beberapa pengguna jalan terpaksa menggunakan jasa penyeberangan dengan rakit seadanya, mengingat untuk kendaraan roda Dua akan kesulitan jika terpaksa menerjang kenangan banjir saat air pasang.

Dikatakan Camat Mendahara Amri, menuturkan kondisi ini memang sudah sering terjadi, faktornya yakni akibat tingginya air pasang laut sehingga meluap. Ditambah angin kencang di pesisir pantai yang biasa terjadi antara bulan  Desember hingga Januari. 

"Kondisi seperti ini biasanya terjadi di bulan Desember, itu pun terjadi antara Satu sampai Dua jam saja. Karena kondisi air pasang surut," ujarnya, Selasa (4/1/2021).

"Biasanya air pasang ini hingga menggenangi  hampir semua halaman dan pekarangan rumah penduduk dan beberapa akses jalan dengan ketinggian berbeda beda yang disesuaikan dengan ketinggian halaman dan jalan,” tambah Amri. 

Lebih lanjut dikatakan Amri, terkait kondisi tersebut pihaknya berusaha untuk mengantisipasi dengan mencoba membuat tanggul pengaman sementara, itu pun cuma bisa mengurangi debit air yang berlebihan.

"Insya allah tahun ini akses jalan dimaksud akan dilaksanakan pembangunan jalan rigid beton melalui APBD kabupaten, kami  terus menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati hati,” pungkasnya.

Baca juga: Angka Lama Sekolah di Tanjabtim Paling Rendah se-Provinsi Jambi, Ini Terobosan Dinas Pendidikan

Baca juga: Target Vaksinasi Lansia di Tanjabtim Kurang 2,4 Persen, Vaksinasi Anak Belum Bisa Dilaksanakan

Baca juga: Angka Putus Sekolah di Tanjabtim Masih Terbilang Tinggi, Disdik Catat 7 Persen dari 35 Ribu Siswa

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved