Breaking News:

Selisih Data Vaksinasi Covid-19 Dinkes Sarolangun dan Kemenkes Dipicu Sinyal Internet di Pelosok

Kadinkes Sarolangun dr Irwan memastikan, permasalahan data antara Dinkes Sarolangun dengan Kemenkes hanya memerlukan waktu untuk penginputan data.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Rifani
Kepala Dinkes Sarolangun dr Irwan Miswan. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN -Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun dr Irwan memastikan, permasalahan data antara Dinkes Sarolangun dengan Kemenkes hanya memerlukan waktu untuk penginputan data.

Dia menyebutkan, di kala hari-hari pelaksanaan vaksin tersebut sebagian data belum dilakukan penginputan.
Hal tersebut, di beberapa lokasi vaksin tidak terdapat sinyal internet, petugas harus melakukan input di tempat yang memiliki sinyal.

"Sekarang juga nggak sampai satu persen lagi dan pada akhirnya akan sama," katanya, Selasa (28/12/2021).

Sementara itu, untuk capaian vaksinasi Covid-19 Kabupaten Sarolangun menyentuh diangka 69,81 persen.

Sedangkan untuk data manual yang dirilis mencapai 70,43 persen.

"Target kita hanya 70 dan kita mengejar 0,19 masih ada waktu 5 hari. Nanti yang selisih-selisih ini diinput dan kami tetap akan suntik karena target tidak masalah lebih banyak," ujarnya.

Lanjutnya, Kecamatan yang rendah progres capaian antaranya Batang Asai, Pelawan dan juga Bathin Vlll.

"Yang terlambat dan semuanya juga sudah diatas 65 persen vaksinasi," tuturnya.

Baca juga: Data Vaksinasi Covid-19 Dinkes Sarolangun dengan Kemenkes Selisih 5 Persen

Baca juga: Pemkab Tebo Siap Hadapi Moment Tahun Baru, Ini Kata Wabup Tebo

Baca juga: Siap-siap, Pemkab Tebo Akan Razia ASN Yang Belum Divaksin Covid-19

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved