Breaking News:

Data Vaksinasi Covid-19 Dinkes Sarolangun dengan Kemenkes Selisih 5 Persen

Data vaksinasi Covid-19 Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memiliki perselisihan data 5 %.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Rifani
Kepala Dinkes Sarolangun dr Irwan Miswan. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN -  Data vaksinasi Covid-19 Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memiliki perselisihan data, sempat menyentuh diangka lima persen.

Kepala Dinkes Sarolangun dr Irwan Miswan mengatakan, perbedaan terjadi karena vaksinasi yang dilakukan belum bisa diinput data kedalam aplikasi di Kemenkes.

"Jadi perbedaan datanya terjadi karena belum bisa diinput kedalam aplikasi dan akan diinput di puskesmas setelah ada jaringan," kata Irwan, Selasa (28/12/2021).

Dia menjelaskan, penginputan data vaksinasi Covid-19 dilakukan malam hari. Mengingat siang hari pelayanan, pencatatan kemudian diinput dan terjadi selisih data hingga lima persen.

"Kalau hari ini selisihnya malah tidak sampai satu persen lagi," sebutnya.

Keterlambatan itupun, lantaran masih ada terdapat beberapa Kecamatan yang wilayahnya belum terjamah jaringan.

"Seperti batang asai itu banyak daerah-daerah yang tidak ada jaringan, di CNG juga apalagi di Mersip. Puskesmas Mersip aja untuk menginput terpaksa harus keluar," tutupnya.

Baca juga: Dikhawatirkan Kasus Covid-19 Kembali Naik, Sarolangun Batasi Kunjungan ke Tempat Wisata

Baca juga: Rusun ASN Sarolangun Segera Dibuka, Harga Sewa Mulai 250 Ribu

Baca juga: Seluruh OPD di Sarolangun Diminta Menyetor Uang yang Harus Dikembalikan, Paling Lambat 31 Desember

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved