Gepeng Menjamur di Bungo, Warga Menduga Ada yang Akomodir

Gelandangan dan pengemis (Gepeng) di Kabupaten Bungo menjamur di berbagai lokasi. Mereka seperti diakomodir untuk kepentingan bisnis.

Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI/TOMMY KURNIAWAN
Ilustrasi penertiban gepeng. 

Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO -- Gelandangan dan pengemis (Gepeng) di Kabupaten Bungo menjamur di berbagai lokasi.

Seperti di persimpangan lampu merah, taman, rumah makan toko-toko dan sebagainya.

Aksi mereka cukup meresahkan, apalagi ada di antara mereka seperti "menjual" orang cacat, baik itu dibawa langsung maupun menggunakan kardus dengan foto orang sakit.

Anehnya mereka tidak mau diajak berobat. Bahkan tidak mau menunjukkan dimana alamatnya. 

Warga menduga jika gepeng tersebut diakomodir untuk kepentingan bisnis. Setelah mengemis, nanti akan bagi hasil.

Para gepeng yang datang tak semuanya memiliki keterbatasan fisik. Terkadang para peminta-minta tersebut dalam kondisi sehat dan bugar.

"Kondisi pengemis yang banyak ini dalam waktu 3 bulan terakhir saja, kalo sebelumnya dak sebanyak ini," kata Irul warga Bungo.

Lebih parahnya lagi, di antara para gepeng yang berkeliaran terdapat beberapa orang anak di bawah umur.

Baca juga: Kecewa dengan Jalan Tak Juga Diperbaiki, Warga Bukit Telago Bungo Tanam Pisang di Jalan Raya

Anak kecil tersebut meminta dari toko ke toko tanpa didampingi orang tuanya. Hal itu tentu membahayakan keselamatan anak tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved