Dandim 0420/Sarko Tinjau Desa Terisolir di Merangin, Lewati Sungai dan Jalan Tertutup Longsor
Komandan Kodim 0420/Sarko, Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis bersama Ketua DPRD Merangin, Herman Efendi mengunjungi Desa Air Liki.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Komandan Kodim 0420/Sarko, Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis bersama Ketua DPRD Kabupaten Merangin, Herman Efendi mengunjungi Desa Air Liki, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.
Desa ini berada jauh dari pusat kota Kabupaten Merangin, bahkan terbilang terisolir.
Bagaimana tidak, untuk mencapai ke desa tersebut, rombongan harus melewati sungai dan jalan setapak.
Sebelum melanjutkan perjalanan, rombongan beristirahat di Desa Ngaol sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan perahu kecil.
Dandim menyebutkan bahwa tujuan dari kedatangannya ke Desa Air Liki tersebut dalam rangka pembinaan teritorial Kodim 0420/Sarko di wilayahnya.
Perlu diketahui bahwa Kodim 0420/Sarko merupakan satuan kewilayahan yang menaungi wilayah teritorial dua Kapabuten di Provinsi Jambi yakni Kabupaten Merangin dan Kabupaten Sarolangun.
Dandim mengatakan, dengan dua Kabupaten ini tentunya dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial salaku Dandim 0420/Sarko harus terjun langsung melihat keadaan wilayah secara nyata.
Dengan melihat langsung akan menjadi bahan dan evaluasi Kodim 0420/Sarko dalam menentukan serta menyusun program pembinaan teritorial dalam menjalankan tugas dan fungsi pembinaan guna mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Darat.
Selain itu, kunjungan ke wilayah yang masih tergolong terisolir seperti mendatangi desa-desa terpencil bisa mendengar langsung harapan dari warga setempat.
Sehingga menurutnya, melalui sinergitas dengan Pemda setempat akan membantu kesulitan warga yang mendiami wilayah tersebut, sehingga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan bersama Ketua DPRD Kabupaten Merangin itu juga meninjau langsung jalan yang menghubungkan dua Desa menuju Desa Air Liki yang terputus akibat longsor.
"Saat ini proses pengerjaan membuka akses jalan yang longsong tersebut masih dikerjakan, diusahan dalam waktu dekat jalan tersebut sudah bisa dilalui oleh masyarakat," jelas Dandim.
Ditambahkan Dandim, selain kinjungan kerja dan pembinaan territorial ke wilayah, kehadirannya merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat.
"Kita ingin mencari solusi atas kesulitan warga serta tidak tertutup kemungkinan juga TNI juga ikut serta membantu langsung dalam kegiatan gotong royong bersama-sama warga tersebut," katanya.
Dalam kunjungan itu juga dilaksanakan pemberian tali asih berupa pemberian paket sembako untuk warga setempat.