Breaking News:

Berita Merangin

Jelang Akhir Tahun 2021 Ada 468 Janda Baru di Merangin

Pengadilan Agama Bangko mencatat akhir tahun 2021 ada 468 kasus perceraian di Kabupaten Merangin.

Tribunjambi/darwin
Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Bangko Romi Herusman Saputra 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Perkara perceraian di Kabupaten Merangin didominasi diajukan oleh perempuan yang disebabkan perselisihan dan pertengkaran berkelanjutan.

Kepala Pengadilan Agama Bangko melalui Panitera Muda Hukum, Romi Herusman Saputra menyebutkan bahwa jumlah perkara masuk di PA Bangko hingga saat ini sebanyak 601 perkara.

Dari perkara itu untuk kasus perceraian sebanyak 468 perkara.

Perceraian itu didominasi diajukan oleh pihak perempuan atau disebut cerai gugat (CG) dibandingkan oleh laki laki atau cerai talak (CT).

"Untuk saat ini Pengadilan Agama Bangko sudah menerima sebanyak 468 perkara perceraian. Perkara perceraian didominasi diajukan pihak perempuan dengan jumlah cerai gugat sebanyak 370 perkara sedangkan cerai talak 98 perkara," ungkapnya belum lama ini.

Dari jumlah itu yang saat ini masih dalam proses persidangan yakni 4 CT dan 16 CG. Sehingga hingga saat ini yang sudah mendapatkan putusan sebanyak 448 perkara perceraian.

Romi menyebutkan jika perkara yang telah putus tersebut masih ada waktu 14 hari pasca putusan hingga diterbitkan akta cerai.

"Per 30 November 2021 dari perkara yang sudah putus itu PA Bangko sudah menerbitkan 410 akta cerai," katanya.

Sedangkan penyebab perceraian tersebut dikarenakan perselisihan dan pertengkaran yang berkelanjutan.

Dia mengungkapkan bahwa perselisihan dan pertengkaran itu disebabkan faktor ekonomi atau pihak laki laki tidak dapat memenuhi kebutuhan keluarga. Selain itu terjadinya kekerasan dalam rumah tangga hingga hadirnya pihak ketiga.

"Penyebab perceraian masih didominasi perselisihan dan pertengkaran. Salah satu pihak meninggalkan pihak lain," katanya.

Sementara untuk tahun 2020 lalu, perkara perceraian yang ditangani Pengadilan Agama Bangko sebanyak 479 perkara. Dari jumlah itu sebanyak 293 perkara CG dan 112 mengajukan CT dan DK sebanyak 43 perkara.

Baca juga: Sepanjang 2021 Pengadilan Agama Muarojambi Catat Ratusan Perkara Perceraian, Ini Penyebabnya

Baca juga: Pengadilan Agama Muara Bulian Hingga September 2021 Tangani Ratusan Perkara Perceraian

Baca juga: Pernikahan Dini di Kota Jambi Sedikit, Kemenag Sebut Harus Ada Putusan Pengadilan Agama

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved