Breaking News:

Berita Merangin

Arab Saudi Sudah Bolehkan Umroh untuk Indonesia, Kemenag Merangin Berharap Jemaah Taat Prokes

Pemerintah Arab Saudi sudah perbolehkan Umroh untuk Indonesia dengan pelaksanaannya menerapkan Prokes ketat karena masih di masa pandemi Covid-19.

tribunjambi/darwin sijabat
Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Merangin, Marwan Hasan. 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Pemerintah Arab Saudi sudah membuka visa pelaksanaan ibadah Umroh untuk Indonesia dengan pelaksanaannya menerapkan Prokes ketat karena masih dimasa pandemi Covid-19.

Kepala Kantor Kemenag Merangin, Marwan Hasan mengatakan bahwa informasi telah dibukanya visa umroh untuk Indonesia itu diterima saat rapat direktur Haji di Lombok belum lama ini.

Dikatakannya, pelaksanaan Umroh ini merupakan bagian uji coba pelaksanaan ibadah haji tahun 2022.

Jadi jemaah umroh yang berangkat ini sangat menentukan apakah Arab Saudi membuka Haji untuk Indonesia atau tidak.

"Ini menjadi contoh, apakah kita bisa disiplin terhadap ketentuan di masa pandemi ini atau tidak. Seperti kita diminta isolasi, itu harus betul-betul isolasi. Jangan diwaktu isolasi kita keluyuran juga, karena kita dipantau," ujarnya.

Bahkan lanjutnya, jemaah Indonesia tidak harus lagi melalui negara ketiga, tapi langsung ke Arab Saudi, namun sampai di sana jemaah harus melakukan isolasi selama tiga hari.

"Kita berharap kepada jemaah umroh yang berangkat ini betul-betul disiplin sesuai ketentuan, karena ini akan mempengaruhi bisa atau tidak Indonesia menunaikan ibadah Haji tahun depan," harapnya.

"Yang terpenting juga hasil swab, yang negatif betul-betul negatif," tambahnya.

Kemudian untuk Jumlah calon jemaah Haji Merangin sebelumnya yakni 357 orang. Namun dikatakan Marwan, untuk keberangkatan tahun 2022 tergantung kuota yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi.

"Jika kuotanya masih sama dengan kuota setiap tahunnya maka semuanya berangkat. Tapi jika kuotanya dikurangi, maka yang berangkat duluan diambil berdasarkan urutan. Kita doakan semoga tetap seratus persen," ungkapnya.

Baca juga: Biro Umrah di Jambi Prediksi Biaya Tambahan Saat Umroh Diperbolehkan Sebesar 10 Persen

Baca juga: Jamaah Asal Indonesia Diperbolehkan Umroh Melalui Negara Transit yang Diperbolehkan

Baca juga: 25 Kafilah Kota Jambi Juara 1 dan 2 MTQ Provinsi Jambi Bakal Dapat Bonus Umroh

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved