Kamis, 7 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Dikhianati Australia, Menlu Prancis Terbang ke Indonesia Temui Prabowo, Siapkan 36 Jet Tempur Rafale

Prancis berusaha mempererat hubungan di kawasan Indo-Pasifik saat Menlu Prancis tiba di Indonesia hari Selasa (23/11/2021).

Tayang:
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Antara/Kompas.tv
Menhan Prabowo Subianto bertemu dengan Menlu Prancis Jean-Yves Le Drian hari Selasa, 23 November 2021 untuk membahas kemitraan strategis kedua negara di bidang pertahanan, termasuk kerja sama pemeliharaan perdamaian, kontraterorisme, penelitian dan pengembangan industri pertahanan, termasuk produksi bersama. 

TRIBUNJAMBI.COM, PARIS - Menlu Prancis Menlu Le Drian temui Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto , setelah Prancis ditikam oleh Australia.

Prancis berusaha mempererat hubungannya di kawasan Indo-Pasifik. Itu ditandai dengan kedatangan Menlu Prancis ke Indonesia hari Selasa (23/11/2021).

Langkah itu untuk mengimbangi hilangnya kesepakatan pertahanan strategis dengan Australia pada bulan September lalu.

Seperti dilansir Straits Times, Rabu (24/11), Paris menuduh sekutunya itu menikamnya dari belakang ketika Australia memilih kapal selam bertenaga nuklir yang akan dibangun dengan teknologi AS dan Inggris daripada program kapal selam Prancis bernilai multi-miliar dolar seperti yang telah disepakati sebelumnya.

Canberra mendesak maju dengan aliansi trilateral, AUKUS, namun tidak termasuk Prancis, yang dikatakan sangat penting untuk mengatasi ancaman China yang dirasakan di kawasan itu.

Kemitraan Prancis dengan Australia sejak tahun 2016 dianggap sebagai landasan kebijakan Indo-Pasifik dan sejak kehilangan kesepakatan tersebut, Paris gencar memperkuat hubungannya di kawasan melalui pertemuan tingkat tinggi dengan negara-negara mulai dari Jepang hingga India dan Vietnam.

"Perjalanan ini adalah tentang menegaskan kembali komitmen Prancis terhadap Indo-Pasifik... dan untuk mengintensifkan hubungan dengan Indonesia," ujar seorang sumber diplomatik Prancis kepada wartawan dalam briefing menjelang kunjungan dua hari Menlu Jean-Yves Le Drian.

Baca juga: Pimpinan Pentagon Terdiam Lihat Rudal China, Bisa Kelilingi Dunia Sebelum Hancurkan Target

Kunci untuk mengembangkan hubungan itu adalah dengan membangun kerja sama militer yang lebih erat.

Indonesia dilaporkan berencana meningkatkan kemampuan pertahanannya, yang memungkinkan untuk pembelian kapal selam, pesawat tempur dan kapal perang, di tengah ketegangan yang sedang berlangsung di China di Laut China Selatan.

Beberapa bulan terakhir, Prancis dilaporkan tengah berunding dengan Jakarta untuk penjualan 36 jet tempur Rafale dan sudah menandatangani letter of intent bulan Juni lalu, meskipun para pejabat memperkirakan kesepakatan tidak akan disepakati sebelum akhir tahun karena masalah pembiayaan.

"Prancis menggandakan hubungan Indo-Pasifik lainnya, termasuk Indonesia, dalam arti untuk mengimbangi kehilangan Australia," ujar seorang diplomat Indo-Pasifik.

Menyoroti betapa marahnya Paris terhadap Canberra, sebuah video berdurasi dua menit yang mengumumkan perjalanan Le Drian ke Indonesia menguraikan strategi Indo-Pasifiknya. Dalam video tersebut Le Drian menyebut banyak negara kawasan dengan pengecualian Australia.

Di Indonesia, Menlu Le Drian akan dijamu oleh Presiden Joko Widodo dan bertemu dengan Menlu Retno Marsudi, Menhan  Prabowo Subianto dan Menko Marinves Luhut Pandjaitan.

Baca juga: Taliban Semakin Terdesak, Kini Mohon-mohon ke Amerika Akibat Keuangan Sekarat

Selama kunjungan ini, yang menandai peringatan 10 tahun kemitraan strategis antara Prancis dan Indonesia, Le Drian akan membahas implementasi strategi Indo-Pasifik Prancis dan Eropa dalam mendukung ruang terbuka yang bebas berdasarkan penghormatan terhadap hukum internasional dan multilateralisme.

Dia akan berbicara tentang prioritas kepresidenan Prancis di UE terkait dengan Indo-Pasifik, serta kepresidenan G20 Indonesia pada tahun 2022 serta meninjau kerja sama bilateral kita dengan Indonesia.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved