Breaking News:

Berita Sarolangun

KPK Datang ke Sarolangun, Ini yang Dibahas di Kantor Bupati

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tim Kasubgah mengelar rapat koordinasi pemberantasan korupsi di aula kantor Bupati Sarolangun, Selasa (22/11/2021).

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
tribunjambi/rifani
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tim Kasubgah mengelar rapat koordinasi pemberantasan korupsi di aula kantor Bupati Sarolangun, Selasa (22/11/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tim Kasubgah mengelar rapat koordinasi pemberantasan korupsi di aula kantor Bupati Sarolangun, Selasa (22/11/2021).

Dari pantauan Tribun Jambi, rapat saat ini sedang digelar, turut hadir Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono, Kajari Sarolangun, Bobby Ruswin di ruang pola kantor Bupati Sarolangun.

Dihimpun dari surat yang didapatkan oleh Tribun Jambi, kedatangan KPK ke kabupaten Sarolangun dalam rangka rapat koordinasi pencegahan dan pemberantasan korupsi di Kabupaten Sarolangun.

Bupati Sarolangun Cek Endra mengatakan, ada empat orang yang hadir, tiga orang spesial pencegahan dan pembinaan pengendalian korupsi, serta ketua tim.

"Ini sudah rutin dilakukan, kita mungkin sudah beberapa kali disupervisi oleh KPK. Ada beberapa objek pembinaan, baik dalam bidang pemerintahan, dana desa, aset itu penting sekali," katanya, Selasa (22/11/2021).

Lanjutnya, pemkab Sarolangun diminta menyelesaikan permasalah aset Kabupaten Sarolangun, untuk mencegah kerugian negara. Termasuk pengadaan barang dan belanja.

"Banyak sekali yang disampaikan kepada kami mengenai pencegahan-pencegahan," ujarnya.

Dia menyebutkan, sebanyak delapan OPD yang berkaitan dengan pendapatan, penganggaran, sumberdaya manusia, inspektorat dihadirkan untuk dibina oleh tim Kasubgah KPK.

"Bukan hanya mencegah pengeluaran saja, tapi juga bagaimana kita meningkat pendapatan asli daerah (PAD)," katanya.

Baca juga: AKP Robin Ungkap Pimpinan KPK Lili Pernah Hubungi Wali Kota Tanjungbalai Soal Kasus

Baca juga: Politisi PDI-P Minta Penegak Hukum Tak Layak di OTT, KPK Sebut Bertentangan UU Tipikor

Baca juga: Ditetapkan KPK Jadi Tersangka, Bupati Hulu Sungai Utara Cuma Punya Harta Segini

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved