Breaking News:

Berita Tanjabtim

Harga Komoditi di Tanjabtim Kerap Melonjak dan Anjlok, Ini Solusi Pemda

Pemerintah Kabupaten Tanjabtim sebut kerjasama antar petani sangat penting, guna solusi saat terjadinya kelangkaan dan lonjakan harga komoditi.

Abdullah Usman
Pedagang cabai merah di Tanjabtim 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Pemerintah Kabupaten Tanjabtim sebut kerjasama antar petani sangat penting, guna solusi saat terjadinya kelangkaan dan lonjakan harga komoditi.

Dikatakan Kabag Ekonomi dan Setda Tanjabtim, Awalludin menuturkan, terkait harga bahan pokok yang sempat melonjak dan turun drastis seperti cabe misalnya, saat ini harga salah satu bahan pertanian tersebut untuk harga jual di petani turunnya terlalu rendah.

Dibutuhkan kerjasama yang baik antara sesama daerah lainnya guna meningkatkan harga jual di petani dan meminimalisir agar harga jual di pasaran tidak terlalu tinggi.

"Misalnya, di salah satu kabupaten di Provinsi Jambi ini ada kekurangan kebutuhan bahan pokok, tetapi di salah satu kabupaten lain hasil pertanian bahan pokok tersebut melimpah, bisa suplai ke kabupaten yang membutuhkan," ujar Awal, Kamis (18/11/2021).

"Contoh lainnya seperti, jika saat ini hewan ternak di Tanjab Timur banyak dan Kota Jambi kekurangan, bisa dilakukan kerjasama agar kebutuhan hewan ternak itu bisa didatangkan dari Tanjab Timur tanpa harus membeli dari luar provinsi," tambahnya.

Selain itu, dirinya juga menjelaskan, saat ini sebenarnya di Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi juga sudah ada subsidi transportasi.

"Gunanya, untuk penanganan kenaikan harga cabe di suatu daerah yang membutuhkan. Jadi jika di suatu daerah stok cabainya banyak, bisa dikirim ke daerah lain yang membutuhkan dengan bantuan subsidi transportasi itu," jelasnya.

"Sebenarnya hal itu sudah diantisipasi, namun kami juga belum tau terkait realisasi program transportasi itu juga belum begitu nyata, jadi harapan kami ke pihak provinsi, agar program dari kegiatan itu juga dapat berjalan dengan baik sampai ke daerah," sambungnya.

Untuk menyambut natal dan tahun baru, Awal menjelaskan bahwasannya, hingga saat ini untuk trend harga masih tergolong normal. Namun apapun itu, jika nantinya terjadi hal yang dianggap memberatkan masyarakat, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan tim Satgas provinsi.

"Kami akan memantau terus terkait harga kebutuhan di pasaran. Ini juga untuk antisipasi kita menjelang hari natal dan tahun baru," pungkasnya.

Baca juga: Usulan Penambahan Kuota Gas Dikabulkan Pertamina, Pemkab Tanjabtim Bakal Gelar Operasi Pasar

Baca juga: Tanjabtim Targetkan Desember PBB Capai 85 Persen, Baru Dua Kecamatan Ini Sudah 100 Persen

Baca juga: Operasi Zebra di Tanjabtim, Polisi Tilang Truk Bermuatan Melebihi Kapasitas

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved