Rabu, 6 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Cerita Sepak Bola

Sang Pencipa Gol Kontroversial Tangan Tuhan dan Perjalanan Karirnya Hingga Jadi Legenda

Berita sepak bola. Diego Armando Maradona. Diego Maradona. Tribun Jambi. Argentina. Brasil. Italia. Piala Dunia. Tangan Tuhan

Tayang:
Penulis: Leonardus Yoga Wijanarko | Editor: Andreas Eko Prasetyo
The Guardian
Gol Tangan Tuhan Diego Maradona - Gol tangan tuhan Diego Maradona di final Piala Dunia FIFA 1986 di Meksiko. Piala Dunia FIFA 1986 di Meksiko dilaksanakan sejak 31 Mei hingga 29 Juni 1986. Kabar duka dari dunia sepak bola, legenda sepak bola Argentina Diego Maradona Meninggal Dunia, berikut foto dan profil Maradona, terkuak penyebab kematian 

TRIBUNJAMBI.COM - Nama Diego Maradona menjadi salah satu legenda sepak bola yang terkenal.

Terlebih ketika dirinya menciptakan gol kontroversial yang biasa disebut tangan Tuhan.

Berikut ini merupakan kisah singkat hidupnya selama meniti karir di sepak bola profesional.

Dilansir dari Wikipedia Indonesia, pada usia 10 tahun bakat sepak bolanya ditemukan oleh pemandu bakat klub Agentinos Juniors.

2 tahun kemudian dia menjadi maskot klub tersebut bernama Los Cebollitas (Bawang Kecil), yang mana dia bertugas untuk menghibur penonton dengan keterampilan sepak bolanya saat jeda pertandingan pada kompetisi divisi utama Argentina, Argentinos Juniors.

Diego Maradona ketika masih bermain untuk Napoli.
Diego Maradona ketika masih bermain untuk Napoli. (Dok. Goal)

Bakatnya tercium sampai ke Inggris saat klub Sheffield United mencoba mentransfernya seharga 180.000 poundsterling.

Proposal itu kemudian ditolak oleh Argentinos Juniors.

Setahun kemudian, ia melakukan debut internasional bersama timnas Argentina.

Pada tahun 1981, ia dibeli klub Boca Juniors seharga 1 juta poundsterling di mana ia menjadi juara liga untuk pertama kalinya.

Setelah Piala Dunia FIFA 1982, Maradona kemudian ditransfer ke FC Barcelona dengan harga 5 juta pounsterling, yang merupakan rekor dunia pada saat itu.

Disana bersama pelatih César Luis Menotti, Maradona memenangkan Copa del Rey, mengalahkan musuh bebuyutan FC Barcelona, Real Madrid, dan Piala Super Spanyol, mengalahkan Athletic de Bilbao.

Kariernya di FC Barcelona mengalami beberapa kendala, pertama adalah ketika Maradona divonis mengidap penyakit hepatitis, kemudian cedera engkel yang parah akibat tekel keras oleh pemain Athletic de Bilbao, Andoni Goikoetxea di mana hampir mengakhiri kariernya dalam dunia sepak bola.

Jelang Tanding Lawan AS Roma di Liga Eropa, Pelatih Bodo Berharap I Lupi Berbeda

Baca juga: Jelang Liverpool vs Atletico Madrid, Jordan Henderson Wajib Waspadai Luis Suarez

Baca juga: Jadwal PSMS Medan vs KS Tiga Naga di Liga 2, Pematangan Strategi di Putaran Kedua

Selain itu dia juga kerap bersitegang dengan Presidan klub Josep Lluís Núñez.

Maradona memulai debutnya bersama Argentina pada usia 16 tahun melawan Hongaria pada 27 Februari 1977.

Pada usia 18 tahun Maradona berpartisipasi dalam Piala Dunia Junior yang diselenggarakan di Jepang, di mana Argentina sempat berhadapan dengan Indonesia dengan hasil 5-0.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved