Khazanah Islami

Hari Ini Makam Firaun dan Hartanya Ditemukan, Raja Mesir yang Diazab Allah Karena Kesombongannya

Artikel ini berkisah tentang penemuan harta Firaun, makam Firaun dan mumi Firaun oleh

Editor: Heri Prihartono
National Geograpic
Penemuan Makam Firaun 

Muminya dikuburkan di makam yang sebernanya akan digunakan orang lain.

Lokasi makamnya  hilang atau tidak diketahui karena terkubur oleh reruntuhan makam selanjutnya dan adanya rumah-rumah pekerja yang dibangun di pintu masuk makam.

Pada tahun 1907 seorang arkeolog Inggris bernama Howard Carter mendapat undangan untuk melakukan ekskavasi di Lembah Para Raja.

Setelah pencarian sistematis yang dimulai pada 1915, Carter akhirnya menemukan makam Tutankhamun  November 1922.

Pada Februari tahun selanjutnya, ruang depan di makam sudah dibersihan, selain dua patung pernjaga.

Makam Tutankhamun  dibuka tanggal 17 Februari 1923.

Carter  menjelajahi empat ruang di dalam makam ini dan berlangsung selama empat tahun.

Pada 3 Januari 1924 dia menemukan sebuah sarkofagus batu yang berisi tiga peti mati.

Peti terakhir terbuat dari emas sepenuhnya dan berisi mumi Tutankhamun.[5]

Selain itu, ada ribuan artefak yang ditemui di makam tersebut. Cartert butuh sepuluh tahun untuk mengkatalogkan artefak-artefak itu.

SUMBER: TRIBUNNEWSWIKI

BACA ARTIKEL KHAZANAH ISLAMI DI SINI

Sumber: TribunnewsWiki
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved