Khazanah Islami
Hari Ini Makam Firaun dan Hartanya Ditemukan, Raja Mesir yang Diazab Allah Karena Kesombongannya
Artikel ini berkisah tentang penemuan harta Firaun, makam Firaun dan mumi Firaun oleh
TRIBUNJAMBI.COM - Seorang arkeolog menemukan peti mati, dan di dalamnya adalah makam Firaun. disertai mumi Firaun.
Penemuan jasad Firaun tepat pada 4 November 1992.
Penemunya adalah Howard Carter, arkeolog Inggris yang menemukan pintu masuk makam Firaun Mesir Tutankhamun.
Makam Firaun dibuka pada Februari 1923, dan di dalamnya ada ribuan artefak, termasuk peti Tutankhamun yang sepenuhnya terbuat dari emas.
Howard Carter butuh waktu empat tahun untuk menjelajahi empat ruang di dalam makam dan sepuluh tahun untuk mengkatalogkan artefak tersebut.
Penemuan makam Tutankhamun yang kondisinya masih lengkap merupakan salah satu penemuan arkeologi terbesar zaman modern.
Siapa Tutankhamun?
Tutankhamun adalah seorang pria yang lahir sekitar tahun 1341 SM di Mesir Kuno sebagai putra Raja Akhenaton (dikenal juga sebagai Amenhotep IV),.
Ibunya kemungkinan adalah saudara perempuan Akhenaton.
Ketika Tutankhamun lahir, di Mesir saat itu sedang terjadi kekacauan politik dan sosial yang besar.
Ayahnya saat itu melarang penyembahan terhadap banyak dewa dan menyarankan hanya menyembah satu dewa (monoteisme) bernama Aten.
Sang ayah yang dikenal sebagai “raja yang sesat.” Selain itu, kepemimipinan Akhenaton menjadi semakin otokratik dan rezimnya juga bertambah korup.
Akhenaton tidak lagi bertakhta setelah 17 tahun, kemungkinan karena diturunkan paksa.
Tidak lama kemudian, dia meninggal dan digantikan Tutankhamun yang saat itu berusia 9 tahun pada 1332 SM.
Karena dia masih kecil, maka tahun-tahun awal kekuasaannya masih dikendalikan seorang wazir bernama Ay.