Khazanah Islami
Yuk Puasa Duad, Bacaan Niat serta Tata Cara Mengerjakannya
Berikut niat Puasa Daud, Puasa Daud, atau Puasa Nabi Daud, lengkap keutamaan Puasa Daud
Cara mengerjakan Puasa Daud adalah dengan sehari puasa dan esoknya tidak, begitu seterusnya.
Jika kondisi tidak memungkinkan untuk Puasa Daud sebaiknya tidak dikerjakan atau ditunda lain kesempatan.
Misal sedang ada tamu maka demi menghargai tamu tersebut boleh meninggalkan Puasa Daud.
Puasa Daud bisa dikerjakan di lain hari.
Begitu juga saat kondisi sedang sakit maka Puasa Daud boleh ditinggalkan.
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan dalam satu riwayat ada seseorang musafir yang sedang sandaran di pohon tampak lemah hingga nabi bertanya.
Kamu kenapa? kata orang ini ana Soim anak (saya puasa).
Kata Nabi kamu itu nggak bagus puasa dalam perjalanan jauh," jelas Ustaz Adi Hidayat.
Maksud hadis ini jika tidak kuat sebaiknya tidak dianjurkan mengerjakan puasa sunnah termasuk Puasa Daud.
Seseorang yang tidak bisa mengerjakan amalan sunnah tersebut karena sakit atau safar maka pahalanya tetap diberikan.
Dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ أَوْ سَافَرَ ، كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحًا
“Jika seorang hamba sakit atau melakukan safar (perjalanan jauh), maka dicatat baginya pahala sebagaimana kebiasaan dia ketika mukim dan ketika sehat.” (HR. Bukhari, no. 2996)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/puasa-daud-333.jpg)