Breaking News:

PAN Mendadak Sentil Nadiem Makarim, Disebut Tak Punya Prestasi Membanggakan

Sejumlah kalangan menyoroti masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang hari ini genap berusia dua tahun.

Tangkap layar channel YouTube Sekretariat Presiden
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Sektor pendidikan jadi sorotan di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang hari ini genap berusia dua tahun.

Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay menilai, sektor pendidikan harus menjadi perhatian serius dari pemerintah. Katanya, jangan sampai pendidikan terabaikan karena fokus penanganan pandemi Covid-19.

"Kita boleh berjuang dan bertarung, tapi pendidikan itu jadi fundamental, karena anak-anak didik ini yang akan menggantikan generasi sekarang," ujar Saleh kepada KOMPAS TV, Rabu (20/10/2021). 

Ia menyayangkan sikap dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim yang sudah dua tahun menjadi pembantu presiden tetapi tidak punya prestasi yang membanggakan.

Terlebih, kini sedang pandemi Covid-19, ia menilai tak ada kebijakan dari mantan bos Gojek itu dalam memperbaiki pendidikan di Tanah Air. 

"Selama masa pandemi ini menteri pendidikan kita ini kan belum ada prestasinya yang menonjol dan bisa dibanggakan, yang membuat orang kagum," katanya. 

Menurut Saleh, sebagai orang yang memiliki rekam jejak jago di bidang teknologi, seharusnya dia bisa membantu Kepala Negara dalam hal pendidikan jarak jauh saat pandemi Covid-19.

"Mestinya Pak Nadiem ini bisa melontarkan satu produk pendidikan jarak jauh yang bagus, karena dia kan background-nya seorang jago IT. Tapi kan saat ini enggak ada dari dia," ujarnya.

Baca juga: Dikritik soal PTM, Nadiem Makarim: Tutup Sekolah Salah, Buka Sekolah Juga Salah

Baca juga: Inilah Kesan Menteri Nadiem Makarim Bertemu Orang Rimba di Sarolangun Jambi

Ia mengakui penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan patut juga diapresiasi, karena vaksinasi berjalan dengan lancar di berbagai daerah dengan tingkat tertinggi kelima dunia.

Selain itu, Indonesia bisa disebut sebagai salah satu negara yang berhasil menangani pandemi dengan menyeimbangkan dampak kepada sektor kesehatan dan ekonomi. 

"Kebijakan-kebijakan Presiden Jokowi yang menangani Covid-19 merupakan sebuah keputusan yang tepat. Saat ini terbukti, penularan sudah mulai menurun dan ekonomi perlahan pulih," kata Saleh.

Ia menambahkan, secara keseluruhan, kinerja pemerinah berjalan masih perlu ditingkatkan sehingga tingkat kepuasan masyarakat terus meningkat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved