Femalenial

Si Cantik yang Berikan Cintanya pada Orangtua Melalui Wushu

Berita Jambi-Kisah Melisa Try Andani, perempuan tangguh yang menghadiahkan cinta melalui citanya. Atlet yang persembahkan emas..

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Nani Rachmaini
Istimewa
Melisa Try, Si Cantik Berikan Cintanya pada Orang Tua Melalui Wushu 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kisah Melisa Try Andani, perempuan tangguh yang menghadiahkan cinta melalui citanya.

Atlet Wushu asal Kota Jambi yang berhasil menangkan medali emas di PON XX Papua 2021.

Ia kerap disapa Imel dengan deretan kisah mengantarnya menuju titik saat ini.

Awalnya ikut karate itu orang tua tak mengizinkan, lantaran ia seorang perempuan.

Dan ia yang masih dapat memilih cabang olahraga lain yang tak ekstrem.

"Orang tua bilang 'ngapain?', karena khawatir anak perempuannya patah atau cidera lainnya. Tapi saya tetap mencoba," katanya.

Baca juga: Wawancara Eksklusif dengan Melisa Try Andani Atlet Wushu Jambi Peraih Medali Emas di PON XX Papua

Baca juga: Perubahan Mengejutkan Melisa Atlet Wushu Peraih Medali Emas Asal Kota Jambi Usai Pulang dari Papua

Baca juga: Melisa Sujud di Kaki Sang Ibu Persembahkan Medali Emas, Bainis: Nggak Nyangka Jantungan Nontonnya

Tanggapan yang tak baik untuk kegiatan yang ia sukai, tak membuatnya patah harapan.

Lalu saya diam-diam ikut, karena nggak bisa ikut ekskul sekolah lainnya lantaran saya kelas 3 di SMPN 4 Kota Jambi.

Saya juga beli baju latihan sendiri, masih baru sudah disuruh tanding, dan juara.

Setelah itu masuk asrama atlet, lambat laun orang tua mengizinkan.

Walaupun begitu, tetap saja sepulang latihan pasti panik sama memar dan luka yang saya dapatkan.

Usai mendapat medali emas pada PON XX Papua 2021, nama dia dan Wushu Jambi lebih dikenal lagi.

Ia selalu mengingat kedua orangtuanya dalam setiap pertandingan yang dilakukannya.

"Tadinya apa sih Wushu Jambi, kan nggak tahu. Karena prestasi, kita bisa buktikan kalau Wushu Jambi itu ada," ucapnya.

Perjalanan menuju PON, menurutnya itu pengalaman yang sangat luar biasa, dan tidak pernah bisa ia lupakan.

Ia final melawan DKI Jakarta, Jokowi, Presiden Ri menyaksikan langsung Imel final di sana.

Wawancara ekslusif Tribun Jambi dengan Melisa Try Andani, atlet wushu asal Kota Jambi peraih medali emas di PON XX Papua.
Wawancara ekslusif Tribun Jambi dengan Melisa Try Andani (Tribunjambi/Rara)

"Sangat deg-degan pasti, orang nomor satu di Indonesia menyaksikan langsung final saya," katanya.

Justru, dengan ada kehadiran petinggi yang menyaksikannya menjadikan ia bertambah semangat dalam pertandingan.

Dua kali ia mengikuti PON, sebelumnya ia ikut karate, dan pada tahun 2016 ia berpindah dari karate ke wushu.

Ada perbedaan di antara kedua beladiri tersebut yang sempat membuatnya perlu menyesuaikan diri.

Jika dilihat dari kesamaannya, keduanya yaitu ada gulat, dan tendangan kaki juga.

Namun bedanya, karate tidak terlalu kuat, apabila kekuatannya dikeluarkan bahkan hingga menyentuh muka sudah dikategorikan pelanggaran.

Sedangkan wushu, tendangan harus benar-benar bunyi, benar-benar kuat, barulah poin didapatkan.

"Tetapi karena sama-sama bela diri, jadi seiring berjalannya waktu, saya bisa mengimbanginya," kata dia.

Hal yang membuat ia hendak pindah ke wushu, bermula dari tawaran pindah beladiri.

Ada yang menawarkan kepada ia dan teman seperguruannya dari karate ikut wushu.

Melisa, Atlet Wushu Peraih Medali Emas Asal Kota Jambi
Melisa, Atlet Wushu Peraih Medali Emas Asal Kota Jambi (istimewa)

Tetapi setelah perpindahan tersebut, yang bertahan di wushu hanya Imel.

"Beberapa tahun saya ikut tanding, saya juara. Lalu bergabung dengan senior-senior di sini," ucap dia.

Lanjut ikut Pra-PON di Bandung, dan medali perak saya dapatkan pertama kali ikut nasional wushu.

Itu untuk mengambil tiket PON, dan ketika di Jawa Barat, mendapatkan perunggu.

Tapi ia tetap bersyukur apapun itu, dan di PON kali ini dirinya bayar dengan medali emas.

Karena Tuhan, karena orang tua, pelatih, dan masyarakat Provinsi Jambi ia merasa medali emas ini ia dapatkan.

Sampai saat ini, ia mendapatkan banyak penghargaan berupa rupiah pun ia hadiahkan untuk ayah dan ibunya.

Ia akan memberangkatkan kedua orang tuanya untuk umroh ke tanah suci.

Persiapan latihannya pasti beda ya, karena kalau sekarang ini pandemi Covid-19.

Karena kalau pandemi ini, keterbatasan waktu, keterbatasan ruang, dan gerak.

Si Cantik Berikan Cintanya pada Orang Tua Melalui Wushu
Si Cantik Berikan Cintanya pada Orang Tua Melalui Wushu (Istimewa)

Sebelum pandemi Covid-19, biasanya bisa latihan indoor. Kini latihan pun, harus menggunakan masker, dan durasi latihan tidak boleh lama.

Dari seluruh dukungan, yang terpenting itu diri sendiri, kalau diri sendiri itu tidak kuat, kita tidak akan bisa.

Sehingga faktor latihan-latihan pasti menjadi pendukung.

Rasa bosan pernah ia temui, bahkan hendak menyerah. Pernah ada titik di mana sangat jenuh, capek, karena saya memulai dari karate pada tahun 2007.

Makanya saat itu merasa ah sudahlah, mau berhenti, dan pensiun saja. Tetapi alhamdulillah Tuhan kasih saya jalan terus.

Jadi ini jalannya untuk membuktikan adanya wushu di Jambi, dan ia bisa membahagiakan banyak orang.

Imel mencoba tenangkan diri dahulu, mengatasi titik terendah itu.

Ia mempertanyakan diri saya mengapa bisa demikian, tapi kembali lagi ke diri sendiri.

"Saya sudah ambil keputusan ini, ya saya harus ambil resikonya," ucap Imel.

Jadi ketika dirinya lelah, ia merasa harus terus berpikir positif. Karena yang terus dilakukan itu tidak akan sia-sia.(TribunJambi/Rara Khushshoh Azzahro)

Catatan:
Melisa try andani
Lahir Jambi, 10 Mei 1993
S1 Porkes UNJA
Kerja: Guru honor olahraga SMPN 4 Kota Jambi
Domisili Palmerah, anak dari Anwar dan Bainis

Prestasi
Sabuk hitam DAN 3 karate
-atlet pelatnas Wushu 2021
-juara 1 kumite(karate) junior 2009
-Juara 2 kejurnas Amura karate(kumite) Jakarta 2014
-Juara 3kejurnas Amura karate(kata beregu) Jakarta 2014
-juara 2 kata beregu pemula 2007
-juara 3 karate pemula (kumite) 2007
-juara 3 kata junior 2009
-juara 2 karate Porprov
-Juara 1 Porprov Wushu 2015
-juara 2 mix dance aerobik 2015
-juara 2 karate(kumite) senior SOLO 2014
Juara 1 Kejurda karate (kumite) Jambi
Juara 1 Selekda prapon karate Jambi
Juara 2 Porprov kumite
Juara 3 Porprov kumite beregu
Juara 3 Kejurda karate (kata) Jambi
-juara 3 fashion show 2013
-juara 3 sholat berjamaah 1999
-juara 2 aerobik Jambi 2015
-juara 2 prapon Wushu Jabar 2015
-juara 3 pon Wushu Jabar 2016
-juara 3 piala raja Yogyakarta 2018
-juara 2 kejurnas Amura karate (kumite) Cibubur 2014
-juara 3 kejurnas Wushu piala presiden/prapon 2019 Bangka Belitung
-Juara 2 Wushu kejurnas test event Asian games 2017
-juara 1 Porprov Wushu 2018
-juara 2 piala rektor Semarang 2019

(*)

Baca juga: BREAKING NEWS Melisa Atlet Wushu Bawa Medali Emas PON XX Papua, Disambut Masyarakat Kota Jambi

Baca juga: Melisa Atlet Wushu Jambi Gondol Emas, Bangga Saat Final Ditonton Oleh Jokowi

Baca juga: Cerita Melisa, Atlet Wushu Sumbang Emas Untuk Jambi di PON Papua

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved