Breaking News:

Indonesia Digugat Uni Eropa Gegara Ini, Jokowi: Jangan Mundur!

Presiden Jokowi menegaskan tak akan mundur menghadapi gugatan yang dilayangkan Uni Eropa terkait larangan ekspor nikel dalam bentuk mentah.

KOMPAS.COM
Presiden Joko Widodo mengaku tak akan mundur menghadapi gugatan Uni Eropa di WTO. 

Menurut Jokowi, lebih baik bijih nikel itu diolah menjadi katoda baterai stainless steel atau litium baterai untuk selanjutnya diintegrasikan dengan industri otomotif.

Dengan diolah terlebih dahulu, pemanfaatan itu membuka kesempatan Indonesia untuk mengembangkan industri mobil listrik, sehingga menyumbangkan pendapatan dalam negeri.

Ia pun berjanji bakal memaksa BUMN, swasta hingga investor untuk mendirikan industrinya di dalam negeri.

"Ini kesempatan kita bisa mengintegrasikan industri-industri besar yang ada di dalam negeri," ucap Jokowi.

"Jangan kehilangan kesempatan lagi kita, jangan ekspor lagi yang namanya nikel dalam bentuk raw material, bahan mentah. Saya sudah sampaikan, stop ekspor bahan mentah."

Baca juga: Pinjaman dari China Jadi Jebakan Negara Miskin, Nasib Indonesia Kini Disorot

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan, ke depan, kebijakan serupa juga akan diterapkan pada komoditas lainnya seperti bauksit atau bijih aluminium hingga sawit.

Seperti diketahui, hubungan perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa semakin memanas usai kebijakan pemerintah mengenai larangan ekspor bijih nikel digugat UE ke WTO.

Pada 22 Februari 2021 untuk kedua kalinya UE meminta pembentukan panel sengketa DS 592-Measures Relating to Raw Materials pada pertemuan reguler Badan Penyelesaian Sengketa (Dispute Settlement Body-WTO).

Kala itu, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan, pemerintah siap memperjuangkan dan melakukan upaya pembelaan terhadap gugatan Uni Eropa.

"Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan berkeyakinan, kebijakan dan langkah yang ditempuh Indonesia saat ini telah konsisten dengan prinsip dan aturan WTO," ujar Lutfi.

Berita ini telah tayang di Kompas.tv

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved