Breaking News:

Ini Syarat untuk Siswa SMPN 1 Kota Jambi Jika Ingin Sekolah Tatap Muka

Siswa SMPN 1 Kota Jambi wajib menyertakan sejumlah surat bila menginginkan pembelajaran tatap muka (PTM).

Tribunjambi/Rara
Vaksinasi Covid-19 untuk anak di SMPN 1 Kota Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Evi Roslaini, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 1 Kota Jambi berujar siswa-siswi harus menyertakan sejumlah surat bila menginginkan pembelajaran tatap muka (PTM).

Siswa SMPN 1 Kota Jambi yang menghendaki PTM dipersilakan bawa surat persetujuan orang tua, bukti vaksin Covid-19, surat apabila usianya di bawah 12 tahun, dan surat keterangan dokter jika ia seorang komorbid.

"Jika siswanya atau orangtuanya tidak mau anak tersebut divaksin, maka kami berikan pembelajaran daring," tegasnya, Minggu (03/10/2021).

Surat persetujuan orang tua diterapkan baik untuk yang sudah divaksin, maupun yang komorbid.

Tentu saja, siswa dengan komorbid diperbolehkan PTM apabila mendapat rekomendasi dari dokter.

Rekomendasi disertai dengan surat dari dokter yang bersangkutan melakukan pengecekan pada siswa.

Bukti vaksin yaitu didapat usai melakukan vaksinasi Covid-19 minimal tahap satu menurut Pemkot Jambi.

Sedangkan surat untuk siswa berusia di bawah 12 tahun merupakan surat yang disediakan pihak sekolah.

Tujuannya mendapatkan bukti perizinan dari orang tua siswa.

Baca juga: Jelang PTM 4 Oktober, Guru dan Staf SMPN 1 Kota Jambi Lakukan Rapid Test, Hasilnya

Baca juga: Tak Punya Izin, Lomba Burung Kicau di Kota Jambi Dibubarkan Karena Buat Kerumunan

Baca juga: Begini Cara SMPN 11 Kota Jambi Saat Sekolah Tatap Muka Dimulai 4 Oktober

Lantaran usia siswa usia di bawah12 tahun dan belum bisa mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Siswa yang masuk sekolah pun dengan mekanisme 50 persen setiap sesinya.

Ada dua sesi yang diterapkan pada SMPN 11 Kota Jambi.

Yaitu sesi ganjil, dan sesi genap yang jadwal masuknya hanya 3 jam.

Siswa dengan nomor yang diacak menjadi ganjil, dan genap diatur satu hari tatap muka di sekolah dan sehari daring.

"Jadi ketika siswa ganjil daring, siswa genap tatap muka. Begitu seterusnya, jarak sehari sekali," katanya.(TribunJambi/Rara Khushshoh Azzahro)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved