Ini Pesan Ketua KPK Pada Anggota DPRD Provinsi Jambi Soal Pembahasan RAPBD

Ketua KPK Firli Bahuri mengingatkan kepada anggota DPRD Provinsi Jambi soal pembahasan RAPBD yang sering jadi lahan proyek dewan

Penulis: Monang Widyoko | Editor: Rahimin
Tribunjambi/monang widyoko
Ketua KPK Firli Bahuri saat memberi sambutan di DPRD Provinsi Jambi, Senin (27/9/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pokok-pokok pikiran dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) nyatanya sering dijadikan ‘lahan proyek’ bagi anggota DPRD nakal yang terjerat perkara tindak pidana korupsi. 

Oleh karena itu dalam kunjungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung DPRD Provinsi Jambi, Senin (27/9/2021), Ketua KPK, Firli Bahuri mengingatkan para anggota DPRD Provinsi Jambi untuk mengacu pada tujuh indikator kesejahteraan umum. 

“Saya tidak berharap ada anggota DPRD kabupaten/kota akan menambah catatan anggota DPRD Jambi yang terlibat kasus korupsi. Saat ini saya ingin jelaskan tujuan negara soal memajukan kesejahteraan umum, anggota DPRD juga bisa ikut campur tangan di situ. Karena sesungguhnya kalau bicara memajukan kesejahteraan umum setidaknya ada 7 indikator,” ujarnya.

Dikatakan Firli Bahuri, indikator yang pertama ialah penurunan angka kemiskinan. Ia mengajak para anggota DPRD Kabupaten/Kota Jambi untuk menelaah lebih jauh apakah dalam RAPBD 2022 sudah ada program untuk pengentasan kemiskinan di Jambi, apakah juga ada program tentang penurunan angka pengangguran sekaligus peningkatan lapangan pekerjaan. 

Apakah juga ada program terkait keselamatan terhadap ibu melahirkan, karena kata Firli, angka kematian ibu melahirkan di Jambi lebih tinggi dibanding secara nasional yaitu 0,62 persen. Sementara persentase nasional hanya 0,3 persen. 

Firli Bahuri juga memaparkan mengenai presentase angka kematian bayi, indeks pembangunan manusia, pendapatan perkapita, serta angka genio ratio yang menjadi tujuh indikator penting bagi anggota DPRD Provinsi Jambi dalam menyusun pokok-pokok pikiran RAPBD tahun 2022 sesuai dengan tujuan negara yaitu memajukan kesejahteraan umum.

Tak hanya itu saja, Firli Bahuri berharap anggota DPRD Provinsi Jambi dapat menjalankan komitmen dan kepercayaan yang telah diberikan rakyat sebagai pembawa aspirasi rakyat sekaligus juga memperjuangkan kepentingan untuk rakyat.

Jika tak memenuhi kepercayaan tersebut maka KPK tak segan untuk menindaklanjuti apa-apa saja yang tidak sesuai yang memenuhi unsur tindak pidana korupsi.

“Saya hari ini sengaja ingin menggugah hal ini, rekan-rekan DPRD mau mendengar atau tidak, ya enggak ada urusan sama saya. Tapi, setelah ada masalah korupsi, saya tangkap kalian. Itu pasti,” kata Firli menutup acara.

Baca juga: Ketua KPK Firli Bahuri Ingatkan Kepala Daerah di Jambi Jangan Sampai Korupsi

Baca juga: Firli Bahuri Jamin OTT Yang Melibatkan Bupati Kolaka Timur Sudah Sesuai Hukum

Baca juga: Ketua KPK Firli Bahuri Ucapkan Terima Kasih ke 56 Pegawai Yang Akan Diberhentikan

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved