Breaking News:

Waspada Penyakit Scabies pada Anabul di Musim Hujan

Satu di antara penyakit yang sering menjangkit "anak bulu" (anabul) saat kondisi cuaca lembab yakni penyakit scabies.

Penulis: Fitri Amalia | Editor: Nani Rachmaini
FITRI AMALIA/TRIBUNJAMBI.COM
Foto Istimewa (drh. Tharmizi saat memeriksa kucing sphynx) 

"Inject itu dengan cara disuntik, oral melalui mulut atau dicampur dengan makanan, sedangkan spray kita memberikan obat dengan cara disemprot yang terkena scabies, tapi kita lebih menganjurkan inject karena lebih aman," jelasnya.

Bagi pemilik hewan peliharaan atau anabul yang terkena scabies, jangan khawatir karena Anda dapat melakukan perawatan pertama sendiri sebelum dibawa ke dokter hewan.

Pertolongan pertama yang dapat dilakukan jika anabul terkena scabies yakni bersihkan keropeng pada permukaan kulit yang bermasalah dengan tissue basah anti bakteri.

"Jika ingin dirawat sendiri atau langsung dibawa ke dokter tergantung dari tingkat keparahan scabies nya, tapi jika cepat ditangani sama dokter hewannya lebih bagus karena takutnya jika pemilik menunda-nunda untuk diobati takutnya scabies makin berkembang," kata Tarmizi.

Cuaca yang tidak menentu seperti saat ini tidak hanya rentan untuk kita tapi untuk hewan peliharaan juga.

Karena itu drh. Thamizi menyarankan untuk selalu membersihkan kandang hewan peliharaan seminggu tiga kali. Sesekali jemur kandang tempat anjing atau kucing.

Membersihkan kandang juga salah satu cara untuk menghindari penyakit scabies pada anabul.

"Jika pemilik ingin memandikan sendiri anjing atau kucing karena tidak sempat grooming, pastikan Anda benar-benar besih memandikan, jangan sampai ada sisa residu sabun, dan saat proses pengeringan pastikan bulu dan kulit anabul kering disemua bagian, jangan sampai masih ada bulu yang basah," ujarnya.

Bawalah anabul sesekali untuk berjemur dan bermain di luar ruangan.

Bagi pemilik, setelah memegang hewan peliharaan jangan lupa untuk mencuci tangan, apalagi jika hewan peliharaan terkena scabies. Karena scabies dapat menular dari hewan ke manusia.

"Cek seminggu sekali ke dokter hewan untuk kontrol kesehatan anabul Anda di rumah dan juga pemberian vitamin bagi anabul," pungkasnya.

Baca juga: Alasan Induk Kucing Meninggalkan Anaknya, Bisa Karena Sakit dan Takut Menularkan

Baca juga: Sibulbul.com Startup Asal Jambi, Sediakan Berbagai Macam Kebutuhan Hewan Peliharaan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved