Militer Indonesia
Seperti Kopassus, Pasukan Khusus Korea Utara Juga Belajar Ilmu Kanuragan
Artikel ini membahas Pasukan Khusus Korea Utara yang jarang diketahui di negara Korea Utara pimpinan Kim Jong UN
Dalam operasi tempur bersifat rahasia, jika dibutuhkan infanteri lintas udara ringan akan disusupkan.
Terdapat sekitar 20.000 personel di tiga Brigade Lintas Udara Infanteri Ringan dan sekitar 50.000 Batalion Infanteri Ringan.
Satuan terakhir adalah sniper yakni lebih kecil dari infanteri ringan namun beroperasi dalam tim-tim khusus.
Selanjutnya masih ada Brigade Sniper Angkatan Udara dan Ampibi.
Brigade Sniper Ampibi melakukan infiltrasi dengan perahu atau kapal selam.
Dalam misi senyapnya mereka menyerang target seperti pangkalan militer, infrastruktur seperti pusat pembangkit tenaga nuklir dan industri strategis.
Sedangkan Brigade Sniper AU menyerang fasilitas di bandara dan pangkalan udara seperti air traffic control dan pertahanan udara.
Sementara itu, kekuatan pasukan sniper ini, Korut juga terbilang yang terbesar.
Pasalnya diperkirakan sekitar 10 brigade sniper lainnya dengan total personel mencapai lebih dari 75.000 orang.
Hal yang ditakutkan lawan, pasukan Korut juga masih memiliki pasukan khusus yang para personelnya siap melancarkan serangan bunuh diri menggunakan senjata biologis yang dibawanya.
(Tribunjambi.com)
Baca juga: Kisah Pasukan Gurkha yang Pernah Dikalahkan Kopassus di Pedalaman Kalimantan
Baca juga: Kisah Kopassus di Irian Barat Dihadang Kapal Perang Belanda
Baca juga: Kisah Tatang Koswara Sniper Kopassus Habisi 40 Pemberontak Fretilin di Timor Timur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/pasukan-khusus-korea-utara.jpg)