Militer Indonesia

Seperti Kopassus, Pasukan Khusus Korea Utara Juga Belajar Ilmu Kanuragan

Artikel ini membahas Pasukan Khusus Korea Utara yang jarang diketahui di negara Korea Utara pimpinan Kim Jong UN

Editor: Heri Prihartono
Yonhap
File foto dari April 2017 ini menunjukkan pasukan khusus Korea Utara mengambil bagian dalam parade militer untuk menandai ulang tahun ke-105 mendiang pendiri Korea Utara, Kim Il-sung. 

TRIBUNJAMBI.COM - Jika Indonesia memiliki Komando Pasukan Khusus atau Kopassus, demikian halnya dengan negara lain seperti Korea Utara.

Berikut artikel tentang Pasukan Khusus Korea Utara di negara yang dipimpin Kim Jong Un itu.

Untuk menjadi pasukan khusus bukanlah hal mudah, hal itu juga berlaku di Korea Utara.

Dalam sebuah tayangan  video You Tube yang beredar selain menggabungkan latihan militer yang keras dan brutal, pasukan khusus Korea Utara juga digembleng dengan ilmu kanuragan seperti debus dan beladiri ala kungfu Shaolin.

Bahkan keahlian mereka ditunjukan dalam suatu kesempatan unjuk kemampuan di depan pemimpin Korut Kim Jong Un.

Pasukan khusus Korut tampak mahir memainkan bela diri tae kwon do, memecahkan benda keras berupa tumpukan batu bata dan genting menggunakan kepala, kebal senjata tajam seperti kapak, dan lainnya.

Pasukan elit Korea Utara sejak negara itu dipimpin   Kim Il Sung.

Kemampuan pasukan Korut dalam menggelar pertempuran nonkonvensional telah dirintis dari masa gerilya komunis melawan pendudukan Jepang.

Doktrin Korut difokuskan kombinasi dari satuan konvensional dan nonkonvensional untuk melawan musuh tidak hanya di garis depan tapi juga yang berada jauh di garis belakang.

Pasukan khusus Korut yakni mengemban misi pengintaian (reconnaissance), memotong jalur komunikasi, serbuan mendadak dan menghancurkan jalur suplai musuh.

Tugas pasukan khusus Korut lainnya yakni  penghancuran pos komando dan lapangan terbang, penculikan atau pembunuhan politik terhadap tokoh politik dan militer yang menentang Kim Il Sung serta pemimpin Korut terkini Kim Jong Un.

Pakai Beberapa Metode

Terdapat beberapa metode yang dipakai dalam infiltrasi oleh pasukan khusus Korut.

Diantaranya  melewati lorong bawah tanah di bawah garis demilitarization zone (DMZ), menggunakan pesawat terbang tanpa mesin (glider), atau kapal selam mini dan perahu yang beroperasi di sepanjang pantai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved