Breaking News:

Berita Bungo

Dugaan Korupsi Dana Desa Pauh Agung Bungo Mencapai Rp 1,5 Miliar, Ini Tanggapan Dinas PMD

Dugaan korupsi Dana Desa di Dusun Pauh Agung, Kabupaten Bungo sudah terjadi sejak tahun 2016 hingga tahun 2020, jika dirinci mencapai Rp 1,5 miliar...

Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Dugaan Korupsi Dana Desa Pauh Agung Bungo Mencapai Rp 1,5 Miliar, Ini Tanggapan Dinas PMD
Ilustrasi uang

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Anggota BPD Dusun Pauh Agung Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang Kabupaten Bungo, Yuzarman membeberkan jumlah dugaan korupsi Dana Desa Pauh Agung.

Dari keterangan Yuzarman, dugaan korupsi yang melanda desanya itu sudah terjadi sejak tahun 2016 silam hingga tahun 2020 sehingga jika dirinci mencapai Rp 1,5 miliar lebih.

Secara garis besar dirinya memaparkan jika ditahun 2016 diperkirakan kerugian negara mencapai Rp225.335.000, tahun 2017, Rp 400.321.000, tahun 2018, dalam pengumpulan data, tahun 2019, Rp 490.630.000 dan tahun 2020, Rp 431 846.000.

"Totalnya sekitar Rp1.548.132.000 belum termasuk ditahun 2018, karena yang tahun 2018 kami masih ngumpulkan data," beber Yuzarman, anggota BPD Pauh Agung yang juga sebagai pelapor dalam kasus ini, Kamis (23/9).

Khusus tahun 2020 lanjutnya, dugaan korupsi itu terlihat jelas lantaran dana desa dicairkan namun kegiatan di lapangan minim dilakukan.

"Untuk tahun 2020, karena covid-19, maka banyak kegiatan yang tidak dilaksanakan, tapi anggarannya tetap dicairkan oleh Rio sebesar Rp431 846.000," ungkapnya.

Dia berharap agar Kejari Bungo memproses laporan yang sudah disampaikan beberapa waktu lalu.

Jika Kejari Bungo tidak memprosesnya, maka masyarakat akan melakukan demonstrasi besar-besaran di Kejari Bungo dan akan melanjutkan laporan tersebut ke Kejati Jambi, bahkan ke Kejagung sekaligus.

Sejauh ini tidak ada pihak Pemdus Pauh Agung yang bisa dimintai keterangan terkait laporan tersebut. Awak media yang mendatangi kantor Rio Pauh Agung pada jumat (17/9) kemarin dalam kondisi kosong.

Terpisah, Kadis PMD Bungo, Taufik Hidayat dikonfirmasi mengatakan jika pihaknya telah memanggil Datuk Rio Pauh Agung dan meminta agar segera menyelesaikan temuan di desanya.

"Sebelumnya kami sudah panggil kepala desanya agar segera menyelesaikan masalah di desa termasuk temuan dugaan penyimpangan dana desa, namun beliau lamban ,sekarang sudah diperiksa oleh Jaksa dan jalani saja prosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Taufik.

Baca juga: Oknum di Desa Awin Batanghari Kembalikan Uang Penyelewengan Dana Desa Sampai Jual Tanah

Baca juga: Dugaan Korupsi Dana Desa di Bungo, Warga Pauh Agung Ancam Demo Jika Kejari Tak Serius

Baca juga: Warga Desak Kejari Usut Tuntas Kasus Dana Desa Pauh Agung

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved