Senin, 18 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Tottenham

Legenda Tottenham dan Inggris Jimmy Greaves Meninggal Dunia, Sempat Bela AC Milan dan Chelsea

berita Tottenham Hotspur. Jimmy Greaves. berita AC Milan. berita Chelsea. Tribun Jambi. legenda sepakbola Ingris. Jimmy Greaves meninggal dunia

Tayang:
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Andreas Eko Prasetyo
Twitter/Tottenham Hotspur
Legenda Tottenham Hotspur dan tim nasional Inggris Jimmy Greaves dilaporkan meninggal dunia, Minggu (19/9/2021) pada usia 81 tahun. 

TRIBUNJAMBI.COM - Legenda Tottenham Hotspur dan tim nasional Inggris Jimmy Greaves dilaporkan meninggal dunia, Minggu (19/9/2021) pada usia 81 tahun.

Dia mencetak 266 gol dalam 379 penampilan di Tottenham dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Spurs.

Marca melaporkan, Jimmy Greaves merupakan salah satu pencetak gol terbaik Inggris yang produktif untuk Tottenham, Chelsea dan AC Milan telah meninggal.

"Sepanjang karier bermainnya yang luar biasa, kecepatan serangan Jimmy sangat fenomenal," dilansir dari laman Tottenham Hotspurs, Minggu (19/9/2021).

Greaves menderita stroke ringan pada tahun 2012 dan keluarganya mengira dia telah pulih sepenuhnya sampai dia dirawat di perawatan intensif setelah stroke yang lebih parah pada Mei 2015.

Legenda Tottenham Hotspur dan tim nasional Inggris Jimmy Greaves dilaporkan meninggal dunia, Minggu (19/9/2021) pada usia 81 tahun.
Legenda Tottenham Hotspur dan tim nasional Inggris Jimmy Greaves dilaporkan meninggal dunia, Minggu (19/9/2021) pada usia 81 tahun. (Twitter/Tottenham Hotspur)

Striker serba bisa yang sama mahirnya dengan kaki atau kepalanya, Greaves mencetak 44 gol hanya dalam 57 pertandingan untuk Inggris.

Namun meskipun Greaves adalah pemain pertama yang memimpin skor di liga teratas Inggris selama tiga musim berturut-turut dan mencetak rekor enam hat-trick untuk Inggris, dia bisa dibilang paling dikenal karena satu pertandingan yang dia lewatkan, yaitu final Piala Dunia 1966.

Greaves adalah striker bintang Inggris yang masuk ke turnamen 1966 di kandang, tetapi dia cedera dalam pertandingan putaran pertama melawan Prancis dan menyerahkan tempatnya di lineup ke Geoff Hurst.

Hurst mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan perempat final atas Argentina dan mempertahankan tempatnya di tim Alf Ramsey dengan mengorbankan Greaves untuk mendapatkan ketenaran abadi dengan mencetak hat-trick pertama di final Piala Dunia.

Greaves terkenal duduk tanpa ekspresi di bangku cadangan saat Inggris merayakan peluit akhir. Pergantian pemain tidak diizinkan pada saat itu dan anggota regu tidak menerima medali.

Tidak seperti Piala Dunia sejak 1974, sebuah kampanye membuat Greaves dan 10 anggota regu lainnya yang dijuluki "pahlawan yang terlupakan" menerima medali pada tahun 2009.

Baca juga: Jelang Big Match Lawan Juventus, 6 Pemain AC Milan Cedera, Kiper Maignan juga Diragukan Tampil

Baca juga: SESAAT LAGI! Siaran Langsung EPL: Big Match West Ham vs Man Utd, Tottenham vs Chelsea

Baca juga: Starting XI Man Utd Lawan West Ham di Liga Inggris, Begini Cara Moyes Redam Serangan Ronaldo

Tapi Greaves menjual medali 18 karat di lelang pada tahun 2014 seharga 44.000 pound (sekitar Rp 862 juta).

"Sangat menyedihkan bagi saya bahwa saya tidak bermain di final," kata Greaves di surat kabar Mail on Sunday pada 2009, dikutip dari Marca.

"Saya selalu percaya bahwa kami akan memenangkan Piala Dunia dan saya akan menjadi bagian darinya, tapi saya tidak."

"Itu tidak akan begitu penting sekarang karena saya akan menjadi pemain pengganti dan mungkin akan masuk."

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved