Breaking News:

102 Hotspot Terpantau di Sarolangun Selama September 2021

Sebanyak 102 titik hotspot terpantau di Kabupaten Sarolangun selama September 2021.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Rifani
Kebakaran lahan kembali terjadi di Sarolangun. Api membakar lahan seluas 1,2 hektar di Sungai Baung dan yang diduga lahan warga, Jumat (17/9/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis mengungkapkan, sebanyak 102 hotspot terpantau di Kabupaten Sarolangun selama September 2021.

Lanjutnya, pemantauan di Kabupaten Sarolangun masih terus dilakukan.

"Untuk pantauan sampai hari ini September 2021 karhutla di Kabupaten Sarolangun sudah 102 titik api dan terakhir ada dua titik," katanya, Minggu (19/9/2021)

Menurutnya, dikarenakan curah hujan yang masi cukup tinggi mengakibatkan Karhutla di Sarolangun masih tergolong rendah.

"Diharapkan kepada masyarakat tetap untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar hutan," tambahnya.

Selain itu, Dandim Tomi juga mengingatkan pada masyarakat yang berada di wilayah rawan seperti dikawasan lahan gambut untuk tidak melakukan pembakaran. 

"Karena bisa berakibat fatal bagi lingkungan di sekitar," kata dia.

Ia menambahkan, sejauh ini luasan lahan yang terbakar akibat Karhutla di Sarolangun lebih kurang mencapai 57,5 hektar dan didominasi oleh lahan milik masyarakat.

Baca juga: Kebakaran Lahan di Sarolangun, 1,2 Hektar Lahan Warga Ludes Dilalap Api

Baca juga: Tujuh Hutan Adat di Sarolangun Diusulkan ke KLHK untuk dapat SK

Baca juga: 7.000 Hektar Terbakar, Gubernur Minta Pemkab Tanjabtim dan Muarojambi Fokus Cegah Karhutla di Tahura

"Tetap rawan (meski hujan_red) tidak ada kata tidak rawan, mengingat kondisi apapun karena cuaca ini ada hujan tapi juga ada kemarau," jelasnya. 

Ia mengajak, kepada tim Satgas Karhutla untuk tidak lengah dalam melaksanakan tugas baik dari TNI-POLRI, Manggala Agni, BPBD dan lainnya. 

"Semuanya saat ini bahu membahu untuk selalu memberikan sosialisasi, himbauan kepada masyarakat," sebut Dandim.

Sementara itu, Dandim memastikan bahwa pihaknya juga melakukan antisipasi dengan berkolaborasi bersama perusahaan termasuk masyarakat.

(Tribun Jambi /rifani halim)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved