Breaking News:

Tujuh Hutan Adat di Sarolangun Diusulkan ke KLHK untuk dapat SK

Tujuh hutan adat di Sarolangun diusulkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mendapat hak pengelolaan.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
Foto Ist Dok TNBS Jambi,
Ilustrasi hutan di Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Tujuh hutan adat di Sarolangun diusulkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mendapat hak pengelolaan.

"Alhamdulillah dukungannya nyata dari Pemkab Sarolangun telah menerbitkan perda pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat. Pemkab juga secara langsung sudah melakukan audiensi ke kementerian langsung pada Minggu lalu," kata Misriadi kepala KPHP Limau unit Hulu VII Sarolangun, Jum'at (19/9/2021).

Dia menyebutkan, audiensi yang dilakukan oleh pihak pemerintah kabupaten Sarolangun diterima langsung oleh pihak kementerian LHK, yakni sekretaris LHK dan direktur yang menangani hutan adat, direktur direktur PKTHA.

"Ini upaya nyata yang dilakukan para pihak linding sektor terkait, kami juga merasa sangat didukung. Saya juga yakin Gubernur Jambi juga akan memberikan atensi khusus dan memberi dukungan terhadap perkembangan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat hukum adat, dalam skema hutan adat," jelasnya.

Misriadi bilang, untuk pengukuhan tujuh hutan adat yang diajukan sedang dalam usulan, surat kerja dari KLHK.

"Sehingga memang sah, secara hukum mereka mengelola hutan adat memiliki legal formal, dilindungi oleh undang-undang," ujarnya.

Baca juga: Potensi Kepayang di Sarolangun Tak Hanya Digunakan Sebagai Minyak Goreng, Juga Kaya Antioksidan

Baca juga: Anggota KPU Kota Jambi Jadi Korban Pencurian, Aksi Dua Pelaku Terekam CCTV Masjid

Baca juga: Pencuri Honda BeAT di Parkiran RSUD Abdul Manap Kota Jambi Terekam CCTV

Tujuh hutan adat yang diajukan boleh pihak tersebut yakni, hutan adat calo petak bukit bulan, bukit tamulun indah, Datuk Mentri sakti dan Datuk Rajo intan, Imbo Larangan dusun Muaro Mensio dan dusun benteng tinggi. Kemudian hutan adat Bathin Betuah, hutan adat bujang Lateh, hutan adat Sutan Bagindo, hutan adat Imbo Peseko dan Imbo Lembago terkahir hutan adat Talun Sakti.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved