Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - Mengosongkan Siri seperti Kristus
Bacaan ayat: Filipi 2:5-7 (TB) Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupu
Persaingan yang ketat, mengharuskan seseorang melihat yang lain sebagai musuh yang harus dikalahkan.
Berbangga hati karena berhasil, dinilai sebagai sebuah kewajaran.
Mendapatkan trophy sebagai penghargaan menjadi sebuah keharusan.
Segala upaya dan kerja keras akan terasa lunas terbayar saat maju di podium dengan tepuk tangan membahana.
Salahkah untuk menjadi yang nomor satu? Tentu tidak, asal tetap diimbangi dengan pola pikir yang benar.
Sebuah keharusan untuk menjadi dan mempersembahkan yang terbaik, tanpa harus jatuh dalam dosa menyombongkan diri diatas orang lain.
Sikap hati yang benar perlu terus di bangun agar tetap sesuai dengan kehendak Allah.
Memang bukan hal mudah untuk bersikap rendah hati dalam kehidupan.
Secara alamiah kehidupan memang memposisikan seseorang untuk bersaing dengan orang lain. Kehidupan berjemaatpun tidak bebas dari persaingan.
Godaan untuk menonjolkan diri selalu ada; berkamuflase dalam berbagai bentuk rasa.
Dari rasa tidak dihargai, diabaikan, sampai dengan tindakan nyata yang merendahkan; menjadi kamuflase yang halus untuk menyembunyikan motif yang sebenarnya.
Baca juga: Renungan Harian Kristen - Jangan Pernah Kehilangan Pengharapan
Dengan sangat cerdas, Paulus membawa jemaat Filipi untuk berpaling pada Kristus.
Melihat bagaimana Allah berkarya dengan cara mengosongkan diri, mengambil rupa seorang hamba; tanpa harus kehilangan esensi sebagai Allah yang Mahakuasa.
Menjadi sama dengan manusia, tanpa harus menjadi berdosa.
Pola ini menjadi teladan baik untuk dilakukan, diletakan dalam pikiran dan dilakukan dalam tindakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/09072021-yesus.jpg)