Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - Mengosongkan Siri seperti Kristus
Bacaan ayat: Filipi 2:5-7 (TB) Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupu
Mengosongkan diri seperti Kristus
Bacaan ayat: Filipi 2:5-7 (TB) Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
Oleh Pdt Feri Nugroho
Kehidupan identik dengan persaingan untuk mengalahkan yang lain. Berlaku seleksi alam, bahwa yang kuat akan bertahan.
Dari sekedar beradaptasi dengan keadaan alam, sampai dengan berjuang untuk menyingkirkan yang lain untuk menjadi utama.
Dalam dunia satwa, persaingan terjadi untuk memperoleh hak kawin.
Gen tangguh akan diturunkan dari generasi ke generasi agar bertahan dengan baik.
Sadar atau tidak manusia secara alamiah berada pada posisi yang sama.
Baca juga: Renungan Harian Kristen - Taatilah Orang Tua di dalam Tuhan
Bersaing untuk mendapatkan pendidikan terbaik, pekerjaan terpandang bahkan hierarki jabatan dibuat untuk menyeleksi, bahwa hanya yang memenuhi kualifikasi akan berada pada pucuk pimpinan.
Caranya? Dengan menyingkirkan yang lain. Bagimaana tidak, lowongan kerja hanya untuk seratus orang namun yang mendaftarkan diri bisa dalam angka ribuan orang.
Satu-satunya cara berhasil adalah bersaing dalam rangka agar tidak tersingkir. Nilai baiknya, ada semangat juang yang tinggi untuk berusaha memberi yang terbaik.
Mereka yang tangguh akan mampu bertahan dan mendapat hasil. Perjuangan menjadi yang terbaik ternanam kuat dalam pikiran; membentuk pola pikir yang kritis dan tajam terhadap segala hal.
Kreatifitas berkembang baik untuk menemukan cara menjadi yang terdepan.
Tentunya dengan cara yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. Meskipun cara tidak sportif tetap menjadi godaan untuk dilirik.
Hasil terbaik diraih; namun disadari atau tidak, menilai orang lain sebagai pesaing menjadi kuat.
Baca juga: Renungan Harian Kristen - Iman yang Melampaui Logika
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/09072021-yesus.jpg)