Breaking News:

Berita Batanghari

Batanghari Terpilih Menjadi Penyelenggara Program Sekolah Penggerak, Kadisdik Sebut Agak Berat

Kabupaten Batanghari terpilih sebagai penyelenggara Program Sekolah Penggerak (PSP) angkatan kedua.

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Wira
Kepala Dinas Pendidikan Batanghari, Agung Wihadi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Kabupaten Batanghari terpilih sebagai penyelenggara Program Sekolah Penggerak (PSP) angkatan kedua.

Selain Kabupaten Batanghari ada daerah lainya yang jadi penyelenggara PSP. Sebelumnya angkatan pertama ada Kota Jambi dan Kerinci sedangkan angkatan kedua Tebo, Batanghari dan Tanjab Timur.

Kepala Dinas Pendidikan Batanghari, Agung Wihadi mengatakan PSP ini adalah pengembangan SDM di sekolah dan pengembangan seluruh lingkungan sekolah. Pengembangan ini termasuk sarana dan prasarana untuk menuju ke digitalisasi.

“Makanya agak berat juga untuk masuk ke program sekolah penggerak itu. Nanti ada dua assessmen pertama asesmen kemampuan dasar dan asesmen wawancara serta simulasi,” kata Agung Wihadi selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batanghari, Senin (13/9/2021).

Agung mengatakan kesiapan sekolah sejauh ini untuk menghadapi PSP antusiasnya lumayan bagus.

“Yang jelas saya takutnya nanti seperti angkatan pertama. Ada Dua kabupaten hanya 39 sekolah yang terjaring. Mudah-mudahan pada saat itu pendaftar nya saja yang sedikit,” ujarnya.

Intinya kepala sekolah kata Agung berasumsi banyak nambah kerjaan. Bayangkanlah kepala sekolah akan diasesmen, bagi kepala sekolah tidak ada minat tak akan mau.

Ia mengakui pernah memotivasi kepala sekolah jangan mengorbankan anak didik ketika ego kepala sekolah kedepankan anak didik ini kayak apa. Padahal sekolah penggerak itu outputnya itu ke anak didik.

“Jadi nanti akan ada pelatih ahli disetiap sekolah baik pendampingan konsultan dan pendampingan pendanaan. Dan setiap kelas akan mendapat tambahan BOS kinerja dan reguler tetap jalan. Operasional guru ini akan ditambah dengan BOS kinerja. Bimbingan teknis akan selalu diadakan. Bahkan satu pelatih akan mendampingi satu sekolah selama tiga tahun,” katanya.

Terkait PSP ini akan pihaknya selalu pantau proses tahun ke tahunnya. Makanya kepala sekolah yang nanti lulus asesmen Agung meminta kalau bisa jangan dimutasikan karena berkaitan dengan sekolah penggerak.

“PSP saat ini sedang dibuka dan ditutup pada 23 September tahun ini berlaku untuk TK, SD dan SMP. Sekolah penggerak ini akan berjalan hingga 2024 mendatang, bisa jadi yang belum mengikuti akan mendapatkan pada tahun-tahun selanjutnya saat ini sudah 61 sekolah yang mendaftar menjadi sekolah penggerak,” pungkasnya.

Baca juga: Disdik Batanghari Belum Terima Laporan Sekolah Melanggar Prokes Saat Belajar Tatap Muka

Baca juga: Persiapan Sekolah Tatap Muka 2021, Disdik Batanghari Akan Ikuti Perkembangan Kasus Per Kecamatan

Baca juga: Rencana Pembelajaran Tatap Muka Awal 2021, Disdik Batanghari akan Terapkan Sistem Shift

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved