Tips Kesehatan

Apa Itu Bipolar? Apa Gejala Bipolar?

apa sebenarnya bipolar itu? Bipolar adalah kondisi kesehatan mental yang menyebabkan perubahan suasana hati yang ekstrem, yang meliputi sangat bahagi

Editor: Suci Rahayu PK
ist
Ilustrasi Depresi 

TRIBUNJAMBI.COM - Beberapa selebritis mengaku mengindap bipolar.

Sebut saja Marshanda hingga Nikita Mirzani.

Pengakuan mereka, memiliki emosi yang tidak stabil dan kerap berubah mood.

Ilustrasi Depresi dan Frustasi
Ilustrasi Depresi dan Frustasi (Freepik.com)

Lantas apa sebenarnya bipolar itu?

Bipolar adalah kondisi kesehatan mental yang menyebabkan perubahan suasana hati yang ekstrem, yang meliputi sangat bahagia (mania atau hipomania) menjadi sangat sedih (depresi).

Dikutip dari Mayo Clinic, saat penderita gangguan bipolar merasa sedih (depresi), ia mungkin merasa putus asa dan kehilangan minat dalam sebagian besar aktivitas. 

Namun saat suasana hati berubah menjadi sangat bahagia (mania atau hipomania), ia mungkin merasakan euforia, energi berlebih, sangat mudah tersinggung, merasa tidak perlu tidur, serta pikiran terus berpacu. 

Baca juga: Pernah Diderita Artis, Ini Gejala dan Pencegahan Penyakit Bipolar

Mania dan hipomania adalah dua jenis episode yang berbeda, tetapi memiliki gejala yang sama.

Mania lebih parah daripada hipomania dan menyebabkan masalah yang lebih nyata di kehidupan sehari-hari dan menjalin hubungan.

Mania juga dapat memicu psikosis atau gangguan mental yang ditandai dengan diskoneksi dari kenyataan. Kondisi ini memerlukan rawat inap.

Sedangkan episode depresi adalah ciri-ciri gangguan bipolar yang cukup parah yakni suasana hati yang tertekan, perasaan sedih, hampa, putus asa, menangis, kehilangan minat pada hampir semua aktivitas, kelelahan, bahkan ingin bunuh diri.  

Perubahan suasana hati ini dapat memengaruhi tidur, aktivitas, perilaku, dan kemampuan untuk dapat berpikir jernih.

Perubahan suasana hati dapat terjadi jarang atau beberapa kali dalam setahun.

Seringkali di antara perubahan keduanya, penderita bipolar tetap mengalami kondisi suasana hati yang normal.

Dalam kebanyakan kasus, gangguan bipolar diobati dengan obat-obatan dan konseling psikologis (psikoterapi).

Baca juga: Keutamaan Sholat Dhuha - 2 Rakaat Salat Dhuha Setara 360 Sedekah, Pembawa Rejeki

Baca juga: Posisi Luna Maya di Pundak Gading Marten Terekam, Intip Momen Kebahagiaan Mereka di LA

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved