Ini Motif Pembunuhan Keji Anak 14 Tahun di Inhu, Pelakunya Tetangga Sendiri

Pelaku pembunuhan anak 14 tahun BFR warga Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Inhu ternyata tetangganya sendiri.

TRIBUNPEKANBARU.COM/BYNTON SIMANUNGKALIT
Kapolres Inhu AKBP Bachtiar Alponso saat ekspos pengungkapan pelaku pembunuhan anak di Kecamatan Batang Gansa, Jumat (10/9/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, RENGAT - Anak bernisial BFR warga Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Inhu dibunuh tetangganya sendiri.

Mayat anak 14 tahun itu ditemukan pada Senin (30/8/2021) sekira pukul 09.00 WIB dalam kondisi yang mengenaskan.

Ibu korban mengatakan, anaknya itu izin pergi meninggalkan rumah untuk bermain game di simpang perumahan divisi I PT PAL, pada Jumat (27/8/2021).

Pada pukul 11.00 Wib korban sempat pulang untuk makan, namun setelah selesai makan kembali pergi lagi untuk bermain.

Ibunya tak menyangka jika itu adalah pertemuan terakhir dengan anaknya.

Hasil penyelidikan polisi terungkap pelaku berinisial PM (29), merupakan karyawan di PT PAL dan tinggal di komplek yang sama dengan korban, yakni di komplek perumahan karyawan PT PAL Divisi I.

Kapolres Inhu, AKBP Bachtiar Alponso mengatakan saat korban dinyatakan hilang warga komplek perumahan karyawan tersebut, pelaku juga ikut bersama-sama mencari korban pada Jumat (27/8/2021).

Polisi menyelidiki kasus dugaan pembunuhan dengan korban seorang remaja laki-laki bernama Benferi di Desa Penyaguhan, Kecamatan Batang Gansal, Inhu.
Polisi menyelidiki kasus dugaan pembunuhan dengan korban seorang remaja laki-laki bernama Benferi di Desa Penyaguhan, Kecamatan Batang Gansal, Inhu. (istimewa)

Tanpa merasa bersalah, pelaku juga berpura-pura ikut melakukan pencarian.

Setelah korban ditemukan, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian pembunuhan ini ke aparat Kepolisian.

Setelah menerima laporan, tim gabungan Jatanras Polda Riau, Polres Inhu, dan Polsek Batang Gansal turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

"Saat tim menginterogasi sejumlah saksi-saksi, pelaku sempat berupaya mengaburkan penyelidikan dengan menuduh seseorang," ujar Alponso.

Bahkan tim di lapangan, sempat mengarahkan penyelidikan ke orang yang namanya disebutkan pelaku.

Namun orang yang disebut pelaku sudah pergi dari komplek tersebut dan nomor selularnya juga sudah tidak aktif.

Meski demikian, Polisi tetap melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti-bukti serta keterangan saksi-saksi.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved