Breaking News:

Abrasi di Batanghari

Puluhan Rumah di Muara Bulian Sepanjang DAS Terancam Abrasi

Puluhan unit rumah di Muara Bulian yang berada di pinggir Sungai Batanghari terancam kena abrasi

Penulis: A Musawira | Editor: Rahimin
Tribunjambi/musawira
Lahan seluas tiga hektare disamping pasar ternak, Muara Bulian. Lokasi relokasi untuk pemukiman padat penduduk di Lorong Orang Kayo Hitam, Kelurahan Muara Bulian, Kecamatan Muara Bulian. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Puluhan unit rumah warga di sepanjang daerah aliran Sungai Batanghari, saat ini sudah sangat terancam keberadaannya.

Pasalnya, abrasi yang terjadi sejak bertahun-tahun lalu semakin meluas dan mengancam pemukiman padat penduduk di Lorong Orang Kayo Hitam, Kelurahan Muara Bulian, Kecamatan Muara Bulian.

Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief merencanakan pada 2022 akan merelokasi pemukian tersebut di lahan seluas tiga hektare di samping pasar ternak, Muara Bulian.

“Pemkab Batanghari secara lisan mendapatkan relokasi sebanyak 35 unit rumah dari 78 unit rumah yang akan kita relokasi,” kata Muhammad Fadhil Arief, Bupati Batanghari pada Jumat (10/9/2021).

Pemkab Batanghari akan mengusahakan supaya 78 rumah ini juga bisa pada tahun depan, walaupun tidak bisa kata Fadhil mungkin pada tahun selanjutnya.

“35 rumah ini sangat mendesak untuk direlokasi karena sudah menyangkut nyawanya. Kita tidak bisa membendung abrasi dari sungai tadi. Untuk membendungnya dibutuhkan pembangunan turab itu sulit untuk dilakukan karena biaya yang besar,” katanya.

Dikatakannya, program ini program lama sudah ada sejak 2014 yang lalu namun tidak terealisasi mudah-mudahan tahun depan sudah terealisasi.

Luasan lahan yang tersedia seluas tiga hektare kata Fadhil Arief sangat cukup. Karena nanti disamping membangun rumah akan juga membangun fasilitas umum seperti musala atau masjid, tempat bermain anak-anak dan ruang terbuka hijau.

“Dari 78 unit rumah yang akan direlokasi berada didua RT namun yang didahulukan rumah-rumah yang berada dibantaran Sungai Batanghari, selanjutnya akan kita lanjutkan. Karena pemukiman Lorong Orang Kayo Hitam akan kita buat ruang terbuka hijau Kabupaten Batanghari,” pungkasnya.

Baca juga: Abrasi Ancam Warga Desa Teluk Majelis, Belum Ada Solusi Untuk Mengatasi Hal Ini

Baca juga: Warga Terpaksa Pindah Rumah, Abrasi di Desa Teluk Majelis Jambi Menjadi Ancaman Nyata

Baca juga: Sering Longsor, Warga Pulau Kayu Aro Cemas Rumahnya akan Roboh Karena Abrasi Sungai Batanghari

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved