Tips Kesehatan
Penyebab Batuk Tak Kunjung Sembuh, Bisa Karena Efek Samping Obat-obatan
Menderita batuk berlarut-larut atau persisten, Anda sangat wajar jika kemudian bertanya-tanya apakah hal itu bisa menjadi sesuatu yang lebih buruk.
TRIBUNJAMBI.COM - Saat batuk bisa menimbulkan ketidaknyamanan pada seseorang.
Mulai dari pernapasan, suara hingga suara batuk yang mengganggu sekitar.
Biasanya batuk akan hilang setelah minum obat dan beristirahat.
Namun ada kalanya batuk tidak kunjung hilang dan cenderung lama.
Jika menderita batuk berlarut-larut atau persisten, Anda sangat wajar jika kemudian bertanya-tanya apakah hal itu bisa menjadi sesuatu yang lebih buruk daripada pilek atau alergi.
Berikut ini adalah banyak kemungkinan penyebab batuk berkepanjangan yang bisa terjadi:
1. Postnasal drip
Dilansir dari Very Well Health, postnasal drip dari hay fever (rhinitis alergi), infeksi sinus, polip hidung adalah penyebab paling umum dari batuk kronis.
Hay fever adalah peradangan yang terjadi pada rongga hidung akibat reaksi alergi.
Dengan rhinitis alergi musiman, Anda mungkin bisa mencatat pola batuk.
Tetapi, penyebab alergi sepanjang tahun mungkin tidak akan menunjukkan pola.
Baca juga: Cara Mengatasi Batuk Berdahak Pasca-Covid-19, Hirup Uap Panas dari Baskom
2. Asma
Meskipun penderita asma sering memiliki gejala lain, seperti mengi dan sesak napas, pada beberapa penderita asma, batuk adalah satu-satunya gejala (batuk-varian asma).
3. Refluks asam lambung
Gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah penyebab paling umum ketiga dari batuk kronis dan sering diabaikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/10022020_batuk.jpg)