Breaking News:

Vaksinasi di Batanghari

Guru di Batanghari Diingatkan Agar Segera Vaksin Jika Memberi Pelajaran Tatap Muka

Guru di Batanghari diingatkan agar divaksin sebelum memberi pembelajaran tatap muka di sekolah.

Penulis: A Musawira | Editor: Rahimin
tribunjambi/musawira
Pelayanan vaksinasi dari pemerintah di halaman kantor Bupati Batanghari dijadwalkan satu Minggu tiga kali dalam pelayanan vaksinasi. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Berlakunya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada dimulai Rabu (8/9/2021) kemarin Satgas Covid-19 Kabupaten Batanghari menegaskan terhadap guru yang memberi pengajaran agar segera ikuti vaksinasi Covid-19.

“Sudah kita tegaskan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batanghari agar guru yang memberi pengajaran di sekolah dia yang sudah divaksin,” kata Amir Hamzah, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Batanghari, Jumat (10/9/2021).

Amir Hamzah bilang, hal ini dilakukan untuk bisa mengantisipasi penularan.

Saat ini Batanghari sudah berhasil turun dari level 4 ke level 3. Jangan sampai akibat berlakunya PTM ini bisa membahayakan bagi peserta didik.

“Disdikbud diharapkan untuk menegaskan kembali pada tingkat bawah, bahwa semua guru baik PNS dan honorer wajib vaksin Covid-19,” ujarnya.

Pemerintah daerah khususnya sudah menyediakan pelayanan vaksinasi di beberapa tempat dan diseluruh puskesmas dalam Batanghari.

“Soal data siapa saja yang belum mengikuti vaksin Covid-19 kita belum ada laporan data secara pasti namun sejauh ini hampir semua sudah mengikuti vaksin Covid-19. Untuk itu saya akan terus melakukan koordinasi bersama dinas terkait,” ucapnya.

Sementara, Tenaga Vaksinator Puskesmas Muara Buliandr Arie mengatakan, berdasarkan perintah dari Bupati Batanghari bahwa pelayanan vaksinasi dari pemerintah di halaman kantor Bupati Batanghari dijadwalkan satu Minggu tiga kali pelayanan.

“Pada Senin, Rabu dan Jumat. Setiap hari kita targetkan 150 orang atau sampai dosis vaksin habis. Masyarakat umum bisa lakukan vaksinasi di sini cukup bawak KTP elektronik dan foto copi KK bagi yang belum memiliki KTP elektronik," pungkasnya.

Baca juga: Setelah Vaksinasi Pelajar SMP dan SMA, Pemkab Muarojambi Sasar Pondok Pesantren

Baca juga: Kasus Covid-19 di Tanjab Timur Terus Menurun, Vaksinasi Berdampak Positif

Baca juga: 8 Persen Capaian Vaksinasi Remaja, Dinkes Jambi Kesulitan Jangkau Vaksinasi di Daerah

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved