Breaking News:

Kasus Kekerasan Anak

Dinsos Tanjab Timur Sudah Tangani 5 Kasus Kekerasan dan Pencabulan Terhadap Anak

Dua tahun terakhir kasus kekerasan terhadap anak di Tanjabtim menjadi sorotan. Terakhir kasus kekerasan ayah terhadap anak di Teluk Dawan

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rahimin
tribunjambi/abdullah usman
Ilustrasi anak anak di Kelurahan Teluk Dawan Kecamatan Sabak Barat Tanjab Timur tengah bermain. Dinsos mencatat anak kekerasan dan pelecahan terhadap anak dua tahun terakhir cukup tinggi. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Dinas Sosial Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) mencatat, sejak dua tahun terakhir kasus kekerasan terhadap anak di Tanjab Timurmenjadi sorotan.

Kabid Perlindungan dan Pemenuhan Kebutuhan Anak Dinas Sosial Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Rahmawati mengatakan, beberapa kasus yang menyeret anak sebagai korban beberapa tahun terakhir memang kerap terjadi. 

Terutama untuk kasus pencabulan, pelecehan hingga kekerasan terhadap anak. Bahkan berdasarkan data yang tercatat di kita pada tahun ini ada satu kasus pencabulan yang mengakibatkan korban hingga hamil. 

"Untuk 2020 saja ada 7 kasus, semua sudah diproses hukum bahkan sudah putusan. Baik itu kasus pencabulan, kekerasan terhadap anak, maupun pelecehan seksual," ujarnya. 

Sedangkan untuk kasus yang melibatkan kekerasan terhadap anak ada 4 kasus, di mana dua sudah putusan dan dua lagi dalam proses hukum.

Sementara, untuk kasus kekerasan terhadap anak di tahun 2021 ini baru satu kasus yang kemarin. 

"Jadi dari Januari sampai awal September ini sudah ada 5 kasus kekerasan terhadap anak empat perkara kasus seksual," jelasnya. 

Dijelaskan Rahmawati, dari kasus seksual yang terjadi di Kabupaten Tanjab Timur tahun ini ada satu kasus yang mengakibatkan korbannya hamil bahkan hingga melahirkan seorang anak. 

"Beberapa kasus seksual terhadap anak dibawah umur ini terjadi, pelakunya beragam ada orang terdekat atau bahkan orang luar seperti kasus terbaru melibatkan Dukun cabul, " jelasnya. 

Untuk kasus kekerasan dan pelecehan terhadap anak dibawah umur sendiri, kasusnya menyebar di beberapa Kecamatan di Tanjabtim ada Tiga Kecamatan yang menjadi kasus tertinggi atau sering menyumbang kasus.

Namun, dia enggan menyebutkan Kecamatan mana saja yang masuk tiga besar tadi.

Baca juga: Polisi Tahan Penganiaya Anak di Tanjung Jabung Timur Selama 20 Hari ke Depan

Baca juga: Kades Viral Dituding Aniaya Biduan Usai Karaokean, Sebut si Wanita Lari-lari Sendiri ke Sawah

Baca juga: Guna Memeriksa Psikologis Anak, Pemerintah Akan Bawa Korban Penganiayaan ke Psikolog

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved