Breaking News:

Berita Kerinci

Seluruh Sekolah di Kerinci Kini Diizinkan Tatap Muka, Kadisdik Minta Proaktif

Berita Kerinci-Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui dinas pendidikan telah memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di seluruh sekolah.

Penulis: Herupitra | Editor: Nani Rachmaini
HERUPITRA/TRIBUNJAMBI.COM
H Murison Kadisdik Kerinci 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui dinas pendidikan telah memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di seluruh sekolah.

Pemberlakuan ini telah berlangsung terhitung sejak Senin 30 Agustus 2021 kemarin.

Kadis Pendidikan Kabupaten Kerinci, H. Murison mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan bersama seluruh stakeholder di jajaran Dinas Pendidikan dan merujuk surat edaran dari Kemendikbud bahwa daerah level 3 boleh melakukan pembelajaran tatap muka.

"Alhamdulillah mulai hari Senin 30 Agustus kemarin seluruh sekolah mulai dari tingkat TK, SD dan SMP yang ada di Kabupaten Kerinci kita laksanakan Kegiatan Belajar Mengajar secara tatap muka," kata Kadis Pendidikan Kerinci, Kamis (1/9).

Ditambahkan Murison, Dinas Pendidikan setiap minggunya akan melakukan evaluasi terkait penerapan PTM dan yang paling penting setiap sekolah harus menerapkan protokol kesehatan.

Terkait SOP saat PTM Dinas Pendidikan telah menyampaikan ke Sekolah-sekolah.

"Kita minta kepada para pengawas dan Korwil untuk memantau dan memonitoring pelaksanaan proses belajar mengajar secara tatap muka, serta harus secara rutin melaporkan situasi yang ada di lapangan atau di sekolah binaan masing-masing," ucap Murison.

Lebih lanjut, Kadis Pendidikan menuturkan sekolah harus memperhatikan SOP untuk PTM terutama kapasitas kelas harus dibatasi sesuai dengan ukuran kelas itu sendiri, jarak antara meja siswa, jam belajar juga dikurangi untuk SD satu jam pelajaran 25 menit, SMP 30 menit dan istirahat cukup satu kali.

"Sebelum masuk kelas, seluruh siswa harus memakai masker, dilakukan pengecekan suhu, mencuci tangan, dan menggunakan hand sanitizer."

"Maka pihak sekolah diminta proaktif agar warga sekolah disiplin menerapkan protokol kesehatan, selain itu siswa kita sarankan membawa makanan dan minuman dari rumah," tegasnya.

"Kalau suatu wilayah atau desa di kabupaten Kerinci yang terpapar Covid-19 meningkat, maka Dinas Pendidikan akan kembali memberlakukan pembelajaran secara daring di daerah tersebut," tutup Murison. (*)

Baca juga: Masih Ada Desa di Kerinci Belum Maksimal Manfatkan 8 Persen Dana Desa untuk Penanganan Covid-19

Baca juga: Longsor Merangin, Jalan Lintas Bangko-Kerinci Lumpuh

Baca juga: Perempuan ini Dibekuk Satres Narkoba Kerinci Bersama 4 Lelaki

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved