Breaking News:

Santri Pondok Pesantren di Sarolangun Tenggelam di Sungai Batang Asai, Sampai Kini Belum Ditemukan

Santri pondok pesantren di Pelawan, Sarolangun tenggelam di Sungai Batang Asai, hingga kini belum ditemukan, Minggu (29/8/2021).

Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Rifani
Basarnas, BPBD serta TNI polri dan warga masih melakukan pencarian santri yang tenggelam di Sungai Batang Asai, Sarolangun, Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Seorang santri di pondok pesantren di Kecamatan Pelawan, Kabuputen Sarolangun hanyut saat berenang di Sungai Batang Asai, tepat di Desa Penegah, Minggu (29/8/2021).

Menurut keterangan salah satu warga Desa Penegah, Kamal, orang yang tenggelam di Sungai Batang Asai tersebut ialah santri di pondok pesantren yang tak jauh dari lokasi berenang anak hanyut tersebut.

"Itu anak pondok pesantren dekat sini, dia mandi tujuh orang, dua orangnya hanyut, satu selamat. Lalu satunya saat ini masih belum dapat ditemukan," ungkap pria paru baya tersebut, kepada Tribun Jambi.

Kejadian tersebut, diperkirakan terjadi pada pukul 11.00  WIB, atau tengah hari. Korban tersebut diketahui berasal dari Desa Lubuk Sayak, Kecamatan Pelawan.

Menurut rilis Basarnas Jambi, terjadi pada pukul 10.00 WIB. Korban tersebut bernama Akdi, laki-laki umur 13 tahun yang seorang santri pesantren pergi mandi bersama 7 orang temannya di Sungai Batang Asai.

"Korban tersebut hanyut saat berada di sungai tersebut dan temannya langsung menghubungi keluarga dan perangkat desa terkait," tulisnya.

Saat ini pihak Basarnas, BPBD serta TNI polri dan warga masih melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Batang Asai.

Baca juga: Nyaris Serang Petugas dengan Sajam di Area Balap Liar, Remaja Ini Diamankan Polres Sarolangun

Baca juga: Warga Batang Asai Temukan Goa Gunung Pesuk, Balai Arkeologi akan Cek Lokasi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved