Breaking News:

RS St Theresia Sebut Ada Miskomunikasi Soal Biaya Rp 900 Ribu untuk Pasien BPJS

Pihak RS St Theresia Jambi dikabarkan meminta pembayaran Rp 900 ribu pada pasien BPJS yang melakukan tes antigen.

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Rara
Pihak RS St Theresia mengunjungi keluarga pasien yang sebelumnya dikabarkan ditolak saat datang untuk mendapatkan perawatan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI -  Masyarakat RT 11, Kelurahan Budiman, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi dikabarkan diminta membayar biaya antigen setelah dinyatakan reaktif antigen.

Pihak RS St Theresia Jambi dikabarkan meminta pembayaran Rp 900 ribu, namun kemudian berubah menjadi Rp 250 ribu pada Rabu (25/08/2021).

"Ada missed komunikasi, biaya tersebut seharusnya klaim yang kita ajukan ke Kemenkes," ujar dr Sriyani, Spesialis Gizi Klinik sekaligus Kabid Pelayanan RS Theresia, Kamis (26/08/2021).

Sriyani juga mengatakan, tagihan merupakan biaya rawat jalan yang biasanya ditanggung Kemenkes.

Menurutnya, miskomunikasi terletak pada staf rumah sakit yang melayani saat itu.

Negosiasi biaya administrasi pun terjadi di bagian staf yang menangani pembiayaan di rumah sakit saat itu.

Saat ini pembiayaan sebesar Rp 250 ribu yang sempat ditagih pihak rumah sakit ke pihak pasien sudah dikembalikan.

"Kita kembalikan melalui kelurahan," jelasnya.

Pasien tersebut merupakan pasien BPJS yang rutin berobat di RS St Theresia.

Baca juga: Klarifikasi RS St Theresia Jambi Soal Pasien Ditolak

.(TribunJambi/Rara Khushshoh Azzahro)
 

--

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved