Khazanah Islami

Bolehkah Seorang Muslim hanya Mengerjakan Puasa Asyura 10 Muharram?

Bolehkah seorang Muslim hanya mengerjakan Puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram?

Editor: Heri Prihartono
ist
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Bolehkah seorang Muslim hanya mengerjakan Puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram?

Jawabannya boleh, hanya saja sebaiknya mengerjakannya lebih dari satu hari misal dengan Puasa Tasua sebelumnya atau Puasa 11 Muharram.

Menurut penjelasan Ustaz Abdul Somad  anjuran puasa 3 hari pada bulan Muharram agar tidak menyamai Puasa Yahudi, yang hanya dilaksanakan pada tanggal 10 saja.

"Kalau tidak sanggup tiga hari, dianjurkan dua hari yakni 9 dan 10 Muharram," jelas Ustadz Abdul Somad.

Puasa pada tanggal 11 Muharram disebutkan dalam sebuah hadits riwayat Ahmad.

صُومُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَخَالِفُوا فِيهِ الْيَهُودَ ، صُومُوا قَبْلَهُ يَوْمًا أَوْ بَعْدَهُ يَوْمًا

“Berpuasalah kalian pada hari ‘Asyura’ dan selisihilah orang-orang Yahudi. Berpuasalah sebelumnya atau berpuasalah setelahnya satu hari." HR Ahmad no. 2153.

Dikutip Tribunnewsmaker dari berbagai sumber, berikut manfaat Puasa Asyura bagi kesehatan.

1. Meningkatkan  insulin

Manfaat Puasa telah terbukti memiliki efek positif pada sensitivitas insulin.

Denga puasa memungkinkan tubuh mentoleransi karbohidrat (gula) lebih baik.

Sebuah penelitian menunjukkan setelah periode berpuasa, insulin menjadi lebih efektif dalam "memberitahu" sel untuk mengambil glukosa dari darah.

2. Mengatur pola makan

Puasa sangat penting bagi mereka yang menderita gangguan makan berlebihan.

Puasa dapat mengatur pola makan pada waktu yang ditentukan dan sesuai dengan gaya hidup kita.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved