Rabu, 6 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Tips Kesehatan

Minuman Penurun Kolesterol Jahat - Teh Hijau, Jus Tomat, Susu Kedelai

Sejumlah minuman bisa membantu mengurangi kadar kolesterol jahat. High-density lipoprotein (HDL) dan low-density lipoprotein (LDL) adalah dua jenis k

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
Shutterstock
Ilustrasi kolesterol 

TRIBUNJAMBI.COM - Sejumlah minuman bisa membantu mengurangi kadar kolesterol jahat.

High-density lipoprotein (HDL) dan low-density lipoprotein (LDL) adalah dua jenis kolesterol yang berbeda.

Ketika kadar kolesterol tidak sehat, maka itu meningkatkan risiko kondisi kesehatan yang serius, seperti stroke atau serangan jantung.

Ilustrasi kolesterol
Ilustrasi kolesterol (Instagram)

Melansir dari Medical News Today, meski demikian, ada beberapa minuman yang bisa membantu mengurangi kadar kolesterol atau menjaganya dalam kadar normal.

Berikut ini minuman penurun kolesterol yang mudah ditemukan dan dapat dibuat di rumah:

1. Teh hijau

Teh hijau mengandung katekin dan senyawa antioksidan lainnya yang bisa membantu menurunkan kadar LDL dan kadar kolesterol total.

Dalam sebuah studi tahun 2015, para ilmuwan memberi tikus air minum yang diresapi dengan katekin dan epigallocatechin gallate, yakni antioksidan bermanfaat lainnya dalam teh hijau.

Setelah 56 hari, para ilmuwan melihat kadar kolesterol dan LDL telah berkurang sekitar 14,4% dan 30,4% pada dua kelompok tikus yang diberi diet tinggi kolesterol.

Teh hitam juga dapat berdampak positif pada kolesterol, tetapi pada tingkat yang lebih rendah daripada varian hijaunya.

Sebab, kadar katekin dalam teh hitam yang lebih kecil dari teh hijau.

Baca juga: Truk Odol Dipotong BPTD V Jambi, Bahar Latief: Rugikan Banyak Pihak Hingga Akibatkan Korban Jiwa

Baca juga: Efek Kedatangan Lionel Messi, Tak Ada Pemain PSG yang Mau Dijual Padahal Tagihan Membengkak

2. Susu kedelai

Kedelai rendah lemak jenuh.

Mengganti krim atau produk susu berlemak tinggi dengan susu kedelai atau krimer bisa membantu mengurangi atau mengelola kadar kolesterol.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) merekomendasikan untuk mengonsumsi 25 gram (g) per hari protein kedelai sebagai bagian dari diet rendah lemak jenuh dan kolesterol untuk membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved