Breaking News:

Berita Merangin

Kadinkes dan Dirut RSUD Bangko Kompak Tak Hadir Saat Dewan Bahas Insentif Nakes

Komisi II DPRD Merangin minta permasalahan terkait tenaga kesehatan diselesaikan secepatnya. 

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Darwin
Komisi II DPRD Merangin minta permasalahan terkait tenaga kesehatan diselesaikan secepatnya.  

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Dengar pendapat bersama Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Kolonel Abunjani Bangko, Komisi II DPRD Merangin minta permasalahan terkait tenaga kesehatan diselesaikan secepatnya. 

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merangin rapat dengar pendapat bersama Dinas Kesehatan dan RSUD Kol Abundjani Bangko, Rabu (18/8/2021).

Pada rapat itu, Kepala Dinas Kesehatan, Afdaie dan Direktur RSUD Kolonel Abunjani tidak tampak hadir untuk memberi penjelasan kepada anggota dewan.

Kadinkes mengutus Sekretaris dan tiga orang Kepala Bidang, sementara RSUD Kolonel Abunjani Bangko mengutus Kabid Keperawatan dan Kabag TU dan Kepegawaian.

Rapat yang digelar Komisi II DPRD Merangin itu dipimpin langsung oleh Solihin bersama Asari El Wakas alias Puk, Mulyadi, Taufiq, Muhammad Helmi, Darmadi dan Syaparudin.

Solihin menyampaikan rapat itu membahas tentang isu- isu yang berkembang tentang dua instansi tersebut. Diantaranya, Insentif Tenaga Kesehatan (Nakes), pungutan pasien isolasi di RSUD dan vaksin.

Terkait insentif Nakes yang belum dibayar, Dinas Kesehatan beralasan adanya tenaga kesehatan yang tidak memiliki nomor rekening. 

Meski demikian, anggota dewan itu meminta agar Dinas tersebut dapat menyelesaikannya secepat mungkin.

"Ini harus segera diselesaikan, jangan sampai berlarut-larut pak," ungkap Anggota Komisi II Puk.

Kemudian untuk pungutan pasien Isolasi, DPRD tidak mendapat jawaban yang puas dari RSUD, karena DPRD menilai ada kesalahpahaman terkait aturan yang dilakukan RSUD.

"Ini kan aturan baru mulai berlaku semenjak tanggal 21 Mei, ini direktur malah ngomong semenjak tanggal 8 Agustus kemarin, ini yang kami minta penjelasan," katanya.

Baca juga: Kabar Terbaru Gayus Tambunan, Mafia Pajak yang Dihukum 29 Tahun Kini Dapat Keringanan

Baca juga: Pria di Lampung Marah dan Bunuh PSK Karena Belum Puas Dilayani

Baca juga: Pemprov Jambi Serahkan 30 Ribu Paket Sembako ke Pemkot Jambi, Al Haris: Dua Hari Lagi Dibagikan

Sementara terkait vaksinasi, DPRD mendapat informasi jika saat ini persediaan vaksin sedang kosong. Hal itu dihatapkan tidak terjadi dengan menjalin komisi dengan Dinas Provinsi Jambi untuk mendapatkannya.

"Ini kami minta genjot kembali, agar semuanya bisa terserap dengan baik," ujarnya.

Puk yang dikonfirmasi usai rapat mengaku tidak puas dengan jawaban RSUD dan Dinkes hari ini, dan akan melakukan panggilan kembali terhadap dua instansi ini.

"Intinya kami komisi II tidak puas, dan akan memanggil kembali Dinkes dan RSUD Kolonel Abunjani," tandasnya. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved