Breaking News:

Kata Kadis PUPR Provinsi Setelah Lihat Jalan Desa Siau yang Tertutup Lumpur

Parahnya kondisi jalan Desa Siau Kecamatan Muara Sabak Timur, sejak beberapa hari terakhir cukup menjadi perhatian Pemerintah.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Abdullah Usman
Kondisi jalan yang becek dan berlumpur, membuat tumlukan kendaraan dari dua arah terjadi di Desa Siau. Beberapa sopir kendaraan terpaksa harus menginap di jalan. Selasa (17/8) 

Laporan wartawan tribunjambi.com, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Hampir setiap hari terjadi antrean akibat jalan berlumpur, Kadis PUPR Provinsi Jambi bersama Camat Muara Sabak dan pihak terkait meninjau jalan Desa Siau, Selasa (17/8) 

Semakin parahnya kondisi jalan Desa Siau Kecamatan Muara Sabak Timur, sejak beberapa hari terakhir cukup menjadi perhatian Pemerintah. Saat ini perbaikan guna peningkatan menjadi rigid beton sedang berjalan. 

Antrean mengular kendaraan baik angkutan maupun kendaraan pribadi masih terus terjadi, tidak sedikit dari kendaraan tersebut mengalami problem dan mogok akibat menempuh jalan yang rusak. 

Pada Selasa sore, pihak kecamatan, Dinas Perhubungan Kabupaten, Provinsi, Dinas PUPR Provinsi dan TNI Polri turun langsung meninjau jalan rusak yang berada di Desa Siau tersebut. 

Dalam kunjungannya Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi M Fauzi Selasa (17/8) sore kepada Tribunjambi.com menuturkan, dengan kondisi yang terjadi saat ini pihaknya mencoba membantu untuk mengurai dengan alat berat yang ada saat ini. 

Namun dirinya berharap, koordinasi seperti ini agar tetap berjalan dengan baik. Sehingga kemacetan ini tidak terulang lagi ke depannya. Atau paling tidak dapat segera tertangani. 

"Melihat kondisi musim hujan seperti saat ini, kita minta dari teman teman dishub juga bisa membantu. Untuk menyiagakan anggota di lapangan membantu mengatur lalu lintas," jelasnya.

Lanjutnya, kedepan pihaknya juga sudah mewacanakan jauh jauh hari untuk pembangunan jalan rigid beton ini sepanjang 2.6 km dengan anggaran mencapai Rp 2.8 miliar. 

Dimana saat ini proses pengerjaan jalan sudah berjalan bertahap, saat ini tahap pengerasan sudah dilakukan. Terhitung dari simpang BRI hingga jembatan alang alang, dan selanjutnya ke arah Suiau. 

"Cuman dengan pembangunan ini masih belum cukup, mengingat kondisi jalan di Tanjabtim seperti ini. Paling tidak dengan adanya rigid beton ini dapat mengurangi lah kerusakan jalan di Tanjabtim, " jelasnya.

Baca juga: Polisi Segera Tetapkan Satu Tersangka Kasus Kerumunan Turnamen Voli di The Hok

Baca juga: 2.649 Warga Binaan di Jambi Dapat Remisi, Ini Permintaan Kakanwil Kemenkumham

Baca juga: Terjebak Macet Akibat Jalan Berlumpur, Sopir di Jambi Terpaksa Harus Menginap di Mobil

"Kedepan kita juga masih akan menganggarkan lagi untuk pembangunan jalan di Tanjabtim ini, terutama jalan penghubung Sabak Rasau, " tandanya.  

Sementara itu, Camat Sabak Timur Zul Faisal, mengatakan dalam waktu dekat pihaknya bersama instansi terkait, baik Kabupaten maupun Provinsi akan segera menggelar rapat bersama. Guna melakukan pembahasan untuk mengatasi kemacetan sementara. 

"Mungkin kamis nanti kita akan melakukan rapat bersama, di Kabupaten. Untuk mencari langkah apa yang tepat untuk penanganan kemacetan ini sementara waktu, " pungkasnya. (usn) 

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved