Polisi Segera Tetapkan Satu Tersangka Kasus Kerumunan Turnamen Voli di The Hok

Tim penyidik Polsek Jambi Selatan akan tetapkan satu orang tersangka kasus kerumunan dari turnamen bola voli kawasan Jalam Gark Mitra, The Hok.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Nurlailis
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Tim penyidik Polsek Jambi Selatan akan tetapkan satu orang tersangka kasus kerumunan dari turnamen bola voli kawasan Jalam Gark Mitra, The Hok, Jambi Selatan, Kota Jambi, Selasa (27/7/2021) lalu.

Kanit Reskrim Polsek Jambi Selatan, Ipda Putu Gedw Ega Purwita mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pemberkasan atas kasus tersebut.

Katanya, hasil pemeriksaan terhadap tiga saksi, dari  pihak panitia, kemungkinan besar pihaknya hanya menetapkan satu orang tersangka.

"Kita masih lakukan pemberkasan, dalam waktu dekat ini akan kita panggil satu orang, setelah itu baru kita tetapkan sebagai tersangka," kata Ega, Selasa (17/8/2021).

Seperti diberitakan sebelumnya, tim gabungan Polsek Jambi Selatan, Satpol PP dan unsur terkait lainnya, bubarkan turnamen bola volli di kawasan Jalam Gark Mitra, The Hok, Jambi Selatan, kota Jambi, Selasa (27/7/2021) malam.

Turnamen tersebut dibubarkan, lantaran menimbulkan kerumunan, dan batas izin penyelenggaraan sudah melewati batas ketentuan awal.

Kanit Reskrim Polsek Jambi Selatan, Ipda Putu Gede Ega Purwita mengatakan, dalam izin awal, turnamen tersebut hanya berlangsung hingga 16 Juli.

Kata Ega, jumlah kerumunan tersebut, berjumlah sekira 100 orang.

"Izin penyelenggaraannya sudah berakhir pada 16 Juli kemarin, jadi harus kita bubarkan. Dan juga menimbulkan kerumunan," kata Ega, Rabu (28/7/2021) siang.

Tidak hanya itu, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang panitia, mulai dari Ketua Panitia dan penanggungjawab turnamen.

"Tiga orang sudah kita panggil sebagai saksi, dan sudah kita lakukan pemeriksaan," bilang Ega.

Pemeriksaan awal, panitia penyelenggara turnamen diduga melanggar ketentuan Pasal 216 ayat 6 ayat 1 KUHP, dan melanggar Instruksi Walikota Jambi nomor 16,  Tahun 2016.

Baca juga: 2.649 Warga Binaan di Jambi Dapat Remisi, Ini Permintaan Kakanwil Kemenkumham

Baca juga: Terjebak Macet Akibat Jalan Berlumpur, Sopir di Jambi Terpaksa Harus Menginap di Mobil

Baca juga: Bea Cukai Jambi Ringkus Penyelundup Rokok Ilegal, Punya Jaringan di Jawa-Kalimantan

Jika terbukti melakukan pelanggaran, panitia terancam 4 bulan penjara.

"Kita sudah lengkapi berkas pemeriksaan, dan selanjutnya kami akan berkordinasi dengan kejaksaan," tutup Ega.

Hasil keterangan panitia, kata Ega, turnamen tersebut di bentuk oleh satu diantara group volli di Kota Jambi.

Turnamen tersebut dibubarkan petugas, petugas tepat pada pertangingan puncak, atau partai final

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved