Breaking News:

DPRD Bungo Ancam Mogok

Viral Video Protes Anggota DPRD Bungo Ancam Mogok Paripurna, Ternyata Terkait Uang

berita bungo viral video protes anggota DPRD Bungo di media sosial Facebook, Instagram, group WhatsApp.

Penulis: Muzakkir | Editor: Suang Sitanggang
CAPTURE BY TRIBUN JAMBI
Cuplikan video anggota DPRD Bungo yang viral di media sosial 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Viral video protes anggota DPRD Bungo di media sosial Facebook, Instagram, group WhatsApp.

Pada video tersebut, beberapa anggota dewan menyuarakan hak mereka dan sambil meminta bantuan kepada Pimpinan DPRD.

Mereka menyebut uang SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas) mereka belum cair.

Atas hal itu anggota dewa itu mengatakan tidak akan hadir di acara rapat paripurna.

"Kami tidak akan hadir kalau SPPD belum cair besok pagi. SPPD cair kami hadir," kata anggota DPRD, Gusriyandi Rifa'i, dalam video tersebut.

"Siap..Siap..," ucap beberapa anggota dewan lainnya.

Anggota DPRD Bungo saat dikonfirmasi membenarkan yang ada di video itu memang anggota dewan Bungo.

Anggota DPRD Bungo, Syaiful Acik Bilal mengatakan video tersebut direkan sejak beberapa bulan yang lalu.

"Itu video lama. Sekarang baru oleh kawan-kawan, karena sampai sekarang SPPD kami belum juga dibayar pemda," jelas Syaiful Acik Bilal, yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bungo, Selasa (10/8)

Baca juga: Bayi Terkecil di Dunia Lahir dengan Berat 212 Gram, Dirawat 13 Bulan di Rumah Sakit

Menurut dia, sampai saat ini tuntutan mereka juga belum digubris pemerintah daerah.

"Nampaknya Pemda Bungo tidak menghargai dewan dan terlalu menyepelekan dewan," tambahnya.

Selang beberapa jam kemudian, akun Facebook Gusriyandi Rifai yang diketahui dewan yang berada didalam video tersebut, menyebut jika video itu merupakan video lama.

"Maaf, yang keluar di medsos hari ini sebenarnya itu vidio internal ," tulis dia.

Ia menyebut tidak tahu mengapa video itu bisa beredar di publik

"Tapi itu sebenarnya situasi keadaan tuntutan kewajiban dan hak, suatu perkerjaan yg sesuai aturannya," tambahnya.

Ia memohon maaf bila video itu telah membuat gaduh khususnya di Bungo.

"Sekali lagi saya pribadi mohon maaf kalau buat gaduhmedsos hari ini. Saya bawa ketawa saja. Saya mendoakan kabupaten ini kedepannya lebih maju sesuai janji janji yg tertulis di dalam RPJMD 5 tahun kedepan. Salam untuk kabupaten lebih maju. Amin," tulis Gusriyandi.

Status tersebut disukai hampir 100 orang dan dikomentari puluhan kali. (*)

Baca juga: Perkara Dugaan Korupsi Dana Desa Air Gemuruh Bungo Masuk Tingkat Kasasi

Baca juga: SMAN Titian Teras Muaro Bungo Dimerger, Bangunan Asrama Miliaran Rupiah Sia-sia

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved