Berita Selebritis

Petisi Boikot Ayu Ting Ting Ternyata Juga Pernah Menimpa Raffi Ahmad & Nagita Slavina Karena Hal Ini

Munculnya Petisi Blacklist Ayu Ting Ting ini diketahui dibuat oleh seorang bernama Putri Maharani melalui situs change.org beberapa waktu yang lalu.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
ist
Ayu Ting Ting seksi 

TRIBUNJAMBI.COM - Petisi memboikot pedangdut Ayu Ting Ting dari televisi kini tengah jadi sorotan publik. Hal itu muncul menyusul insiden Abdul Rozak dan Umi Kalsum mendatangi rumah hatersnya.

Munculnya Petisi Blacklist Ayu Ting Ting ini diketahui dibuat oleh seorang bernama Putri Maharani melalui situs change.org beberapa waktu yang lalu.

"Pada acara Pas Sore, terlihat waktu acara tersebut live di Trans 7 terlihat Ayu Ting Ting menendang salah satu talent Pas Sore," begitu isi dari cuplikan pengantar dari petisi yang dibuat di change.org tersebut.

Ternyata Petisi Blacklist pedangdut Ayu Ting Ting ini beredar sangat luas, bukan karena akibat dari aksi yang dilakukan oleh Ayah Rojak dan Umi Kalsum, tetapi karena kelakuan Ayu Ting Ting sendiri.

Bahkan hingga petisi ini diterbitkannya, Blacklist Ayu Ting Ting tersebut sudah ditandatangani sebanyak 60 ribuan orang.

Ayu Ting Ting
Ayu Ting Ting (ist)

Jumlah ini juga melebihi target tanda tangan sebelumnya, yakni 50 ribu tanda tangan saja.

Perubahan target tanda tangan dari Petisi Blacklist Ayu Ting Ting dari 50 ribu ke 75 ribu tanda tangan ini jika benar-benar terwujud, maka petisi ini bakal pula menjadi sebuah petisi yang mendapatkan respons terbanyak di situs change.org.

Sebenarnya, bukan cuma Ayu Ting Ting saja, artis lain juga sempat kena petisi pemboikotan, termasuk pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Yang menarik, petisi yang malah menimpa Raffi Ahmad juga terkait Ayu Ting Ting pula.

Pada 2017 lalu, kabar dugaan soal hubungan terlarang Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting, semakin menyita perhatian publik.

Sejumlah netizen pun sampai membuat sebuah petisi untuk memboikot aktifitas keduanya di dunia hiburan.

Petisi yang berjudul "Boikot Acara yang Ada Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting" tersebut bahkan sudah mencapai angka ribuan pendukung.

Pembuat petisi itu, Delia Bunga, mengatakan, petisi yang dibuatnya itu sebagai upaya dari sejumlah netizen agar Raffi dan Ayu Ting Ting mengklarifikasi kabar hubungan terlarang yang dijalani kedunya.

Baca juga: Pasca Petisi Boikot Ayu Ting Ting, Sang Pedangdut Menghilang dari Acara Brownis yang Dipandunya

Baca juga: Kondisi Orangtua KD yang Dilabrak Keluarga Ayu Ting Ting Disorot, Syok Dimarahi dengan Kata Kasar

Baca juga: Denny Darko Wanti-wanti Ayu Ting Ting Tak Lakukan Ini: Saya Yakin Tidurnya Nggak Bakal Nyenyak

"Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting adalah dua publik figur sering kali satu kerjaan atau sering syuting di lokasi yang sama. Mereka saat ini digosipkan mempunyai Hubungan Spesial Yang Terlarang !!! Status Raffi Ahmad yang bukan lagi laki laki bujang tidak sepantasnya lagi dia bermain gila dengan perempuan lain kecuali istrinya. Sering kali tertangkap kamera, Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting ini waktu on cam dan waktu off cam melakukan hal-hal yang yang tidak sepantasnya. Contohnya: peluk, colek colek, sampai meraba-raba tubuh perempuan yang bukan saudara atau istrinya dan di Agama kita Islam Melarang Keras Hal Yang Tidak Senonoh Itu," tulis dari keterangan dalam petisi itu.

Sejumlah netizen pun sampai meminta agar Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting bersumpah bahwa tuduhan yang dialamatkan kepada mereka berdua tidaklah benar.

"Kita menuntut kepada Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting untuk mengklarifikasi dan berkata sejujur jujurnya dan bersumpah di depan Al Quran dan keluarga mereka soal berita mereka selama ini kalau memang diantara mereka tidak ada hubungan apa " kecuali teman kerja!"

Tak cuma meminta klarifikasi mengenai hubungannya dengan suami Nagita Slavina, sejumlah netizen bahkan juga berharap agar kedua publik figur itu menjaga etika kesopanan mereka dan tidak terlalu vulgar dalam membawakan sebuah acara yang ditayangkan di televisi.

Dugaan hubungan terlarang antara Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting belakangan juga marak jadi bahan pemberitaan.

Meski begitu, baik Raffi dan Ayu sendiri tetap mengatakan bahwa hubungan antara mereka berdua yang dilakukannya hanya sebatas teman dan rekan kerja.

Terkait soal petisi ini, Raffi dan Ayu sendiri belum bisa dimintai komentarnya soal itu.

Sementara, pada tahun ini, Nagita Slavina pun juga kena petisi. Namun hal ini bukan terkait karena kelakuannya.

Nagita Slavina tengah menjadi sorotan lantaran dirinya terpilih menjadi Ikon Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Sontak hal itu sampai menuai beragam pro dan kontra, lantaran pemilihan Nagita Slavina sebagai ikon PON XX itu dinilai akan menimbulkan apropriasi budaya.

Reaksi kekecewaan itu bahkan juga dibuat petisi. Tercatat sudah sebanyak ribuan orang telah mendatangani petisi tersebut.

Unggahan Arie Kriting soal Nagita Slavina
Unggahan Arie Kriting soal Nagita Slavina (ist)

Adapun petisi itu bertujuan untuk memohon dukungan dari seluruh rakyat Indonesia, agar bisa memperjuangkan identitas dan eksistensi Budaya dan Manusia Papua.

“Kami berterima kasih dan bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada pemerintah dan masyarakat Papua untuk tetap menggelar kegiatan PON XX yang akan diselenggarakan di Papua pada tahun ini, meski pun dihadapkan pada banyak tantangan dan situasi yang kurang baik,” ini narasi dari petisi tersebut.

Tak cuma itu, dalam unggahan petisi itu turut disampaikan rasa terima kasih kepada Nagita Slavina pula, yang telah menyediakan diri untuk membantu promosi dan sosialisasi kegiatan PON XX Papua.

“Namun demikian, kami rasa perlu untuk tetap menyuarakan aspirasi kami terkait penunjukkan saudari kami Nagita Slavina sebagai ikon PON Papua.”.

Dalam petisi itu diungkapkan pula bahwa pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional merupakan kegiatan yang sangat ideal sebagai agenda pemersatu bangsa dan menunjukkan keberagaman budaya Indonesia.

“Sehingga kami merasa sebaiknya duta atau ikon PON Papua juga harus berasal dari Papua. Penunjukkan saudari kami Nagita Slavina kami rasa sangat jauh dan tidak merepresentasikan eksistensi perempuan Papua sama sekali. Dan hal ini pada akhirnya dapat mendorong terjadinya Cultural Appropriation,” itulah demikian dari laman resmi change.org.

Dengan menempatkan Perempuan Papua sebagai duta maupun ikon pelaksanaan event Nasional di Tanah Papua, dalam unggahan tersebut diharapkan dapat menjadi gestur yang baik terhadap semua sebagai anak bangsa.

“Yang bisa melihat kecantikan dan kemandirian perempuan Papua untuk berdiri dan menjadi juru bicara bagi Tanah Papua sendiri.”

Dalam unggahan petisi itu juga disebutkan bahwa masyarakat memahami, atas kehadiran Nagita Slavina pada pelaksanaan PON Papua ini ditujukan untuk mendorong sosialisasi PON Papua agar bisa sampai ke seluruh pelosok tanah air.

“Dan kami sangat menghormati dan tidak meragukan kapabilitas saudari kami Nagita Slavina,” katanya.

Baca juga: Keuangan Zodiak Sabtu 7 Agustus 2021 - Aquarius Kesulitan Kelola Uang, Libra Penuh Hutang

Baca juga: Zona Merah, Bupati Tebo Sukandar Larang Masyarakat Adakan Lomba-lomba Perayaan Hari Kemerdekaan

Baca juga: Sakit Hati Dimaki dan Tak Dipinjami Uang, RN Bunuh Satu Keluarga di Kebun Sawit

Kendati demikian, masyarakat bisa menilai bahwa sebaiknya identitas dan kehadiran Perempuan Papua tetap menjadi prioritas utama, sehingga perempuan Papua juga bisa menunjukkan eksistensi dan menjadi representasi budaya bangsa Indonesia yang beragam.

“Kami yakin ada banyak sekali tokoh perempuan Papua yang mempunyai kapabilitas untuk berdiri sebagai Duta atau pun Ikon PON XX Papua.”

Melalui petisi itu, seluruh rakyat Indonesia juga diminta untuk mendorong panitia pelaksana mempertimbangkan kembali posisi duta atau pun ikon PON XX Papua untuk bisa segera ditempati oleh Perempuan Papua bersama-sama dengan Kakak Boaz Solossa.

“Rakyat Indonesia, bantu kami membuktikan bahwa bangsa kita menghargai keberagaman,” isi tulisnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Kristin Juli)

Berita lainnya seputar Raffi Ahmad

Berita lainnya seputar Ayu Ting Ting

SUMBER: BANJARMASIN POST

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved