Breaking News:

RSUD Daud Arif dan Sejumlah Puskesmas di Tanjabbar Hentikan Sementara Vaksinasi Covid-19, Kenapa?

RSUD Daud Arif Kuala Tungkal dan sejumlah puskesmas di Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk sementara tidak melayani penyuntikan vaksin.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Samsul Bahri
Seorang warga suntik vaksin Covid-19 di Tanjab Barat. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL- RSUD Daud Arif Kuala Tungkal dan sejumlah puskesmas di Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk sementara tidak melayani penyuntikan vaksin.

Layanan vaksin yang dihentikan sementara tersebut baik itu vaksin pertama ataupun vaksin kedua, hal ini lantaran vaksin kosong. 

Hal ini diungkapkan oleh Dr Nani, Juru Bicara Satgas Covid 19 RSID Daud Arif. Ia menyebut bahwa pihaknya mulai Selasa (3/8) kemarin hingga hari ini tidak melayani penyuntikan vaksin pertama maupun kedua dikarenakan stok vaksin di RS habis. 

"Jadi untuk logistik vaksin Covid-19 kita kosong. Untuk sementara kita tunda penyuntikan vaksin sampai dengan adanya vaksin dan saat ini kita menunggu dari Dinkes terkait dengan penyediaan vaksin," sebutnya. 

Lebih lanjut terkait dengan kemungkinan resiko dari masyarakat yang sudah seharusnya di lakukan vaksinasi terutama dosis kedua, Nani menyebut tidak ada efek samping terkait keterlambatan penyuntikan.

Ia juga mengungkapkan, bahwa rentang waktu penyuntikan vaksin dosis pertama dan kedua itu pun juga berbeda-beda.

Baca juga: 40 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Kumpeh Ilir, Satgas Karhutla Kerahkan Helikopter Water Bombing

Baca juga: Puluhan Tahun Tidak Teraliri Listrik, Warga Geragai Minta Gubernur Jambi dan Bupati Buka Mata

Baca juga: Terpantau CCTV Asap Digital, 40 Hektare Lahan Gambut di Muarojambi Terbakar

"Setiap vaksin beda-beda. Ada yang 28 hari, ada yang tiga bulan, karena yang kita suntikan juga beda-beda vaksinnya. Kalo lewat dari rentan waktu itu efek samping nya tidak ada," pungkasnya.

Sementara itu, untuk puskesmas Tungkal I juga demikian, untuk sementara tidak melayani vaksinasi dosis pertama dan kedua dikarenakan kosong.

Hal itu pun telah diumumkan di sosial media untuk mempercepat informasi sehingga tidak ada masyarakat yang datang dan sia-sia karena vaksin kosong.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved