Kanwil Kemenkumham Jambi Ajukan Remisi Umum 17 Agustus untuk 2.642 Warga Binaan 

Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Kementerian Hukum dan HAM Jambi mengajukan 2.642 warga binaan untuk mendapatkan remisi umum.

Penulis: Monang Widyoko | Editor: Teguh Suprayitno
istimewa
Pendataan warga binaan yang baru tiba di Lapas Kelas II A Jambi beberapa waktu lalu 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jambi mengajukan 2.642 warga binaan untuk mendapatkan remisi umum 17 Agustus 2021.

Kepala Divisi Permasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jambi, Aris Munandar, menyatakan usulan tersebut telah disampaikan ke Kemenkumham Pusat, pada Senin (26/7/2021) lalu.

"Kami sudah menyampaikan kepada pusat, bahwa ada sebanyak 2.642 warga binaan yang ada di Provinsi Jambi kami ajukan untuk mendapatkan remisi umum 17 Agustus. Telah kami laporkan pada 26 Juli lalu," ungkapnya, Rabu (4/8/2021).

Ia mengatakan jumlah tersebut, masih menunggu keputusan dari Menteri Hukum dan HAM untuk disetujui mendapatkan remisi.

Rincian dari 2.642 usulan tersebut, di antaranya ada sebanyak 2.626 warga binaan mendapatkan Remisi Umum (RU) I dengan jumlah bervariasi mulai 1 bulan hingga 6 bulan.

"Kemudian yang mendapatkan RU II (remisi bebas) ada sebanyak 16 warga binaan," katanya.

Aris menambahkan, remisi ini diberikan kepada seluruh warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif.

"Di antaranya telah menjalani pidana minimal 6 bulan dan tidak terdaftar pada register F (buku catatan pelanggaran disiplin narapidana), serta aktif mengikuti program pembinaan di Lapas, Rutan, atau Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)," paparnya.

Pemberian remisi kepada napi, dikatakan Aris merupakan bagian dari perwujudan tujuan Sistem Pemasyarakatan.

Baca juga: Mengapa Kompor Biogas Kotoran Sapi Ramah Lingkungan?

Baca juga: Alat Pemadam Api Ringan di Kantor Bupati Tebo Sudah Lama Kosong

Katanya, bukan hanya sekedar pemenuhan hak oleh negara kepada para warga binaan, tetapi juga apresiasi kepada napi di Lapas. 

"Ini bentuk apresiasi untuk mereka yang telah melewati ujian panjang pemidanaan dengan perbaikan kualitas pribadi dan mental. Kemudian juga bagi mereka yang berkelakuan baik selama masa pembinaan," pungkasnya.

(Tribunjambi.com/Widyoko)

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved