Berita Tebo
Tradisi Sesadingon di Suku Anak Dalam (SAD) Tebo Bikin Mereka Terhindar dari Covid-19
Menurutnya, salah satu alasan SAD tidak terpapar Covid-19 karena mereka tinggal di hutan. Selain itu, SAD masih menerapkan tradisi yang mereka sebut
Penulis: HR Hendro Sandi | Editor: Suci Rahayu PK
Jika pun harus ke luar hutan, Temenggung mengatakan saat kembali mereka harus memisahkan diri. Setelah itu baru beleh berkumpul dengan keluarga dan yang lainnya.
Baca juga: Kelompok Mesin dan Alat Angkutan Sumbang Kenaikan Besar Nilai Impor Jambi
Baca juga: 7 Cara Membersihkan Teflon Tanpa Merusaknya, Bisa Pakai Cuka Atau Soda Kue
Selama memisahkan diri, yang lain memberikan makanan kepada yang memisahkan diri tersebut.
Belum adanya SAD yang terpapar Covid-19 ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Tebo, dr Riana Elizabeth.
"Setahu saya sampai sekarang belum ada warga Suku Anak Dalam yang terpapar Covid-19. Belum ada kasus," kata Riana.
( Tribunjambi.com /Hendro Sandi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/masyarakat-hukum-adat-suku-anak-dalam-kelompok-temenggung-apung-di-desa-muara-kilis.jpg)